Preventif Journal Vol 6/No. 2/April/2022; p-ISSN: 2540-8283 e-ISSN: 2620-3294 DOI : http://dx.doi.org/10.37887/epj 76 FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN POSYANDU LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MATA DAN PUSKESMAS LABIBIA, KOTA KENDARI Marwahida Muna 1 , Devi Savitri Effendy 2* , Hariati Lestari 3, Hartati Bahar 4 Febriana Muchtar 5 1,3 Peminatan Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo 2 Peminatan Gizi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo 4 Peminatan Promosi Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo 5 Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo *Penulis Korespondensi : Devi Savitri Effendy Email Korespondensi : devisavitri_fkm@uho.ac.id Abstrak Pos Pelayanan Terpada Lanjut Usia (Posyandu Lansia) adalah suatu wadah pelayanan kesehatan untuk melayani lansia yang dibentuk dan dilaksanakan pada tingkat desa oleh masyarakat bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), swasta, organisasi sosial dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi pemanfaatan Posyandu lansia di Kota Kendari. Penelitian ini adalah penelitian cross-sectional dengan sampel lansia usia 60 tahun keatas. Sampel dipilih dengan teknik random sampling sederhana. Penelitian ini menggunakan Uji Mann Whitney U Test untuk melihat perbedaan karakteristik sampel pada wilayah penelitian dan analisis multivariat regresi logistik dilakukan untuk menentukan faktor yang mempengaruhi pemanfaatan Posyandu oleh lansia. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa persepsi lansia, perilaku pencarian pengobatan, peran kader Posyandu dan dukungan keluarga secara signifikan berhubungan dengan pemanfaatan Posyandu lansia setelah dikontrol oleh jenis kelamin, pendidikan terakhir, suku, klasifikasi lansia dan jarak rumah (Adjusted Odds Ratio (AOR) = 3.03, 95% Convidence Interval (CI), 1.2-7.5; (AOR) = 7.94,95% (CI), 3.1-20.1; (AOR) = 6.62,95% (CI), 2.4-17.9; (AOR) = 4.56,95% (CI), 1.8-11.0). Dapat disimpulkan bahwa keempat variabel tersebut secara erat berhubungan dengan penggunaan Posyandu dan disarankan untuk meningkatkan penyuluhan dan konseling kepada lansia dan keluarganya sebagai upaya untuk meningkatkan literasi kesehatan. Kata Kunci : Posyandu lanjut usia, lanjut usia, persepsi lansia, perilaku pencarian pengobatan, peran kader Posyandu, dukungan keluarga Abstract Posyandu Lansia is a community-based health service forum to serve the elderly which is formated and implemented in the village level by the community together with Non-Governmental Organizations (NGOs), social organizations and others. This study aims to determine the factors that influence the use of Posyandu for the elderly in Kendari City. This study was a cross-sectional by using elderly aged 60 years as sample. The sample was selected by a simple random sampling technique. This study used the Mann Whitney U Test to see differences in sample characteristics in the study area. Multivariate logistic regression analysis was carried out to determine the factors that influence the use of Posyandu by the elderly. The results of this study revealed that the perception of the elderly, treatment seeking behavior, the role of Posyandu cadres and family support were significantly related to the utilization of the posyandu for the elderly after being controlled by gender, last education, ethnicity, classification of the elderly and distance from home (Adjusted Odds Ratio (AOR) = 3.03 , 95% Convidence Interval (CI), 1.2-7.5; (AOR) = 7.94.95% (CI), 3.1-20.1; (AOR) = 6.62.95% (CI), 2.4-17.9; (AOR) = 4.56 ,95% (CI), 1.8-11.0). It can be concluded that these four variables are closely related to the use of Posyandu and it is recommended to do health education regularly as it can be a vehichle in improving elderly health literacy. Keywords : Posyandu for the elderly, elderly, perception of the elderly, treatment seeking behavior, the role of Posyandu cadres, family support