37 HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN SOSIAL KELOMPOK KELAS DENGAN KEPERCAYAAN DIRI PADA SISWA KELAS I SLTP XXX JAKARTA Rita Sinthia Dosen Prodi Bimbingan Konseling FKIP Universitas Bengkulu Abstract:This study was aimed to investigate the relationship between group social acceptance class with self confidance in class 1 student at middle school X of East Jakarta. This study used random sampling. The subject of this study were 217 students. Data were collected based on two scales, that is social acceptance and self confidance. The result indicate that social acceptance class group have a relationship with self confidance in class 1 student at middle school X of East Jakarta. Key words: self confidance and group social acceptance Masa remaja awal dimulai pada saat anak secara seksual menjadi matang dan berakhir saat remaja mencapai matang secara hukum. Masa remaja awal dibagi menjadi dua bagian, yaitu masa remaja awal dan akhir masa remaja. Masa remaja awal berlangsung dari usia 13 sampai 16 tahun, dan akhir masa remaja dari usia 16 sampai 18 tahun. Masa remaja awal memiliki tugas perkembangan yang harus diselesaikan pada masanya. Beberapa tugas perkembangan remaja awal menurut Havighurst (Hurlock, 1996: 10) adalah mencapai hubungan baru yang lebih matang dengan teman sebaya baik pria maupun wanita, menerima keadaan fisiknya dan menggunakannya secara efektif. Pada masa remaja awal kesempatan untuk bersosialisasi bertambah luas, dibanding dengan masa masa sebelumnya. Sosialisasi merupakan proses yang berkesinambungan terjadi sejak masa kanak kanak hingga dewasa. Menurut Hurlock (1996: 213) untuk mencapai tujuan dari pola sosialisasi, remaja harus membuat penyesuaian baru. Terpenting dan tersulit adalah penyesuaian diri dengan meningkatnya pengaruh kelompok sebaya, perubahan dalam pola perilaku sosial, pengelompokan sosial yang baru dalam seleksi persahabat, nilai baru dalam dukungan dan penolakan sosial dan nilai nilai baru dalam seleksi pemimpin. Pada diri remaja hal penolakan oleh kelompok merupakan hal yang sangat mengecewakan. Untuk menghindari kekecewaan itu remaja awal perlu memiliki sikap, perasaan, keterampilan-keterampilan perilaku yang dapat menunjang penerimaan kelompok. brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by UNIB Scholar Repository