Jurnal Manajemen Agribisnis Vol.11, No.1, Mei 2023 E- ISSN: 2684-7728 Sukendar dan Dewi,…|55 Kajian Analisis Biaya dan Manfaat (Cost-Benefit Analysis) Sayuran Hidroponik dengan Sistem Nutrient Film Technique di Indonesia Study of Cost-benfit Analysis of Hydroponic Vegetables With Nutrient Film Technique Systems in Indonesia Ni Made Classia Sukendar *) Ni Luh Made Indah Murdyani Dewi Fakultas Pertanian, Universitas Udayana, Bali, Indonesia *) E-mail: classia.sukendar@unud.ac.id ABSTRACT This study compares the financial feasibility studies of several NFT hydroponic vegetable farming systems in Indonesia. Studies on financial feasibility are important to be carried out in order to be taken into consideration in making decisions in a farming business. The method used in this study is a literature study for secondary blood collection from several journals consisting of IRR, NPV, and Net B/C Ratio values. Four NFT system hydroponic vegetable farms were reviewed in the study, all of which were related to cost-benefit analysis including the NFT system hydroponic vegetable farms located in Bogor, Ciamis, East Jakarta, and Banjarmasin. This study resulted in the NFT hydroponic vegetable farming in Bogor, precisely at PT. Cifa Indonesia has an NPV value of Rp. 33,478,083, an IRR of 52%, and a Net B/C Ratio of 5.56. This shows that the hydroponic vegetable farming PT. Cifa Indonesia in Bogor is more profitable to develop than other NFT system hydroponic farming. The results of this study are expected to be a reference for hydroponic vegetable farming developers with the NFT system. Keywords: Hidroponic, NFT, IRR, NPV, Net B/C Ratio ABSTRAK Kajian ini bertujuan untuk membandingkan studi kelayakan finansial pada beberapa usahatani sayuran hidroponik sistem NFT di Indonesia. Kajian tentang kelayakan finansial menjadi penting untuk dilaksanakan guna sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan dalam suatu usahatani. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi literatur untuk pengambilan dara sekunder yang berasal dari beberapa jurnal yang terdiri dari nilai IRR, NPV, dan Net B/C Ratio. Terdapat empat usahatani sayuran hidroponik sistem NFT yang direview dalam kajian yang semuanya berkaitan dengan analisis biaya manfaat diantaranya usahatani sayuran hidroponik sistem NFT yang terletak di Bogor, Ciamis, Jakarta Timur, dan Banjarmasin. Kajian ini menghasilkan bahwa usahatani sayuran hidroponik NFT di Bogor, tepatnya di PT. Cifa Indonesia memiliki nilai NPV sebesar Rp. 33.478.083, IRR sebesar 52%, dan Net B/C Ratio sebesar 5,56. Ini