Volume 2 Nomor 2 November 2022 ISSN: 2776-2807 Hal. 89-97 89 Pemberian Motivasi Serta Dampaknya Terhadap Disiplin Kerja Karyawan Rani Kurniasari Administrasi Bisnis, Universitas Bina Sarana Informatika Jl. Jatiwaringin Raya No. 18 Jakarta Timur e-mail:rani.rku@bsi.ac.id ABSTRAKSI Para karyawan di kantor BPJS menjadi subjek penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana motivasi kerja karyawan mempengaruhi disiplin kerja. Kantor BPJS Kesehatan Depok adalah perusahaan yang berfokus pada pelanggan. Setiap karyawan diharapkan untuk menjaga disiplin kerja dan menunjukkan motivasi karyawan yang kuat. Karyawan yang menunjukkan disiplin kerja yang tinggi akan membantu perusahaan dalam mencapai tujuannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja karyawan terhadap disiplin kerja. Sampel sebanyak 85 responden dalam penelitian ini, yang dibuat dengan menggunakan teknik sampling jenuh, terdiri dari setiap karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Perhitungan koefisien korelasi menghasilkan nilai 0,814, menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara motivasi dan disiplin kerja karyawan. Koefisien determinasi R square adalah 0,662%. Hal ini menunjukkan bagaimana motivasi memiliki pengaruh 66,2% terhadap disiplin kerja. Kata Kunci: Motivasi, Disiplin Kerja ABSTRACT The employees at the BPJS office are the subject of this study. The goal of the study was to ascertain how employee work motivation affected work discipline. The BPJS Kesehatan Depok office is a customer-focused company. Each employee is expected to maintain workplace discipline and exhibit strong employee motivation. Employees who exhibit a high degree of work discipline will aid the company in achieving its objectives. This study's objective was to ascertain the impact of employee motivation on workplace discipline. The sample of 85 respondents in this study, which was created using the saturation sampling technique, contained every employee. The research method adopted was quantitative. The correlation coefficient calculation results in a value of 0.814, showing a very significant association between employee motivation and discipline. R square's coefficient of determination is 0.662%. This demonstrates how motivation has a 66.2% impact on work discipline. Keywords: Motivation, Work Discipline 1. PENDAHULUAN Setiap bisnis harus berusaha untuk membuat strategi kebijakan yang selaras dengan perubahan yang diinginkan dan cukup fleksibel untuk memenuhi harapan tersebut. Sumber daya manusia yang unggul dan pengetahuan industri yang dibutuhkan merupakan syarat bagi bisnis yang siap bersaing. Salah satu solusi untuk mendorong pemberdayaan karyawan adalah dengan lebih memotivasi karyawan dalam bekerja. Seseorang akan berkinerja baik di tempat kerja jika mereka memiliki dorongan atau motivasi internal. Salah satu unsur terpenting bagi pengembangan organisasi adalah disiplin kerja untuk mencapai tujuan. Disiplin tempat kerja berguna dalam melatih staf untuk mematuhi kebijakan, praktik, dan peraturan perusahaan sehingga mereka dapat melakukan pekerjaan mereka secara efektif. Manajemen kinerja pemberi kerja sangat penting untuk menjaga disiplin organisasi. Bahkan jika dia tidak bekerja untuk atasan, orang yang disiplin akan terus bekerja dengan baik. Disiplin kerja antar karyawan membuat kinerja bisnis atau organisasi lebih mudah dilaksanakan dan meningkatkan efektivitasnya. (Siraj, 2019) Permasalahan yang ada pada objek dari penelitian ini adalah masih terdapat yang kurang disiplin dengan