Larasati, A. dkk. Hubungan Frekuensi dan Jumlah 135 HUBUNGAN FREKUENSI DAN JUMLAH PENGGUNAAN COTTON BUD UNTUK TOILET TELINGA TERHADAP DERAJAT KELUHAN NYERI Anastasia Larasati 1 , Nur Qamariahi 2 , Rahmiati 3 , Alex Syamsuddin 4 , Lisda Hayatie 3 1 Program Studi Kedokteran Program Sarjana, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia 2 Departemen Ilmu THT-KL, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia 3 Departemen Mikrobiologi dan Parasitologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia 4 Departemen Ilmu THT-KL, RSUD Sultan Suriansyah, Banjarmasin, Indonesia Email korespondensi: anastasia.larasati98@gmail.com Abstract: Cotton buds are a tool that is often used to clean ears. The use of cotton buds can interfere with the natural wax-cleaning mechanism and can cause trauma & pain. The purpose of this study was to determine the relation between frequency and amount of cotton buds use for ear toilets on the degree of pain in the ear based on the VAS. This study uses an analytic observational research design that uses a cross-sectional approach. The subjects in this study were students of the Faculty of Medicine, University of Lambung Mangkurat, Class 2019-2021. This study used a purposive sampling technique, online test, and sample of 30 respondents was obtained. The results of this study were the highest frequency and number of uses of cotton buds, namely 1-2 times per week (73,3%) and 1-2 sticks (56,7%) per ear toilet. From data analysis using the Kolmogorov-Smirnov test, it can be concluded that there is no relation between the frequency of using cotton buds (p=1.000) and the number of use of cotton buds (p=0.670) on the degree of pain. Keywords: cotton buds, frequency, amount degree of pain Abstrak: Cotton bud merupakan salah satu alat yang kerap digunakan untuk membersihkan telinga. Penggunaan cotton bud dapat mengganggu mekanisme pembersihan serumen secara alami serta dapat menyebabkan trauma dan rasa nyeri pada telinga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan frekuensi dan jumlah penggunaan cotton bud untuk toilet telinga terhadap derajat keluhan nyeri pada telinga berdasarkan VAS. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian observasional analitik yang menggunakan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat Angkatan 2019-2021. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang dilakukan secara daring, didapatkan sampel sebanyak 30 responden. Hasil penelitian ini adalah frekuensi dan jumlah penggunaan cotton bud yang terbanyak yakni masing-masing 1-2 kali per minggu (73,3%) dan 1-2 batang (56,7%) setiap kali toilet telinga. Hasil analisis data menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov, dapat diambil kesimpulan bahwa tidak terdapat hubungan antara frekuensi penggunaan cotton bud (p=1,000) dan jumlah penggunaan cotton bud (p=0,670) terhadap derajat keluhan nyeri. Kata-kata kunci: cotton bud, frekuensi, jumlah, derajat nyeri