ANALISA KARAKTERISTIK MARSHALL PADA ASPAL CAMPURAN PANAS UNTUK LAPIS PERMUKAAN JALAN TANJUNG SELOR Fathurrozi (1) dan Adderian Noor (1) (1) Staf Pengajar Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Banjarmasin Ringkasan Aspal campuran panas ini merupakan salah satu material dalam pembuatan konstruksi pembuatan jalan dapat diperuntukan sebagai lapisan permukaan (Wearing Coarse), da- pat juga sebagai lapis pondasi atas beraspal (Base Coarse). Untuk mendapatkan nilai struktur yang tinggi, maka pada proses pengolahan material ini diperlukan syarat-syarat kualitas dan metodologi pelaksanaan yang baik dan benar sesesesuai dengan standar spesifikasi teknis Bina Marga. Dengan bahan agregat kasar, medium , halus dan abu ba- tu berasal dari Tawau Kalimtan Utara. Sampel pasir menggunakan pasir sungai dari mu- ara sungai Bulungan. Sampel aspal minyak Pen 60/70. Pengujian bahan dasar dan cam- puran percobaan laboratorium dilaksanakan dalam tiga langkah dasar sebagai berikut: a)seleksi suatu resep campran nominal yang akan digunakan sebagai suatu data refe- rensi untuk campuran percobaan; b)Pelaksanaan campuran-campuran percobaan untuk memilih suatu resep campuran yang optimum; c)Konfirmasi campuran optimum dengan pengujian, dengan penyesesesuaian dari resep campuran yang dipilih. Dengan melaku- kan rancangan dan pemadatan Marshall sampai membal (refusal). Perkiraan awal kadar aspal rancangan dapat diperoleh dari rumus dibawah ini : Pb=0,035 (% CA) + 0,045 (% FA) + 0,18 (% Filler) + Konstanta. Dan Membuat Formula Campuran Rancangan (DMF) untuk campuran yang akan digunakan dalam pelaksanaan. Dari dua belas benda uji yang memenuhi ketentuan dirata-ratakan untuk menjadi Kepadatan Standar Kerja (Job Standard Density), yang selanjutnya digunakan sebagai rujukan kepadatan campuran beraspal terhampar dalam pelaksanaan. Percobaan campuran di Unit Pencampur Aspal (UPA) dan percobaan pelaksanaan yang memenuhi ketentuan disetujui sebagai Formula Campuran Kerja (JMF). Data dalam pembahasan didasarkan pada pelaksanaan yang mengacu pada Formula Campuran Kerja (JMF) Kata Kunci : Campuran panas, marshall, stabilitas, kadar aspal 1. PENDAHULUAN Aspal campuran panas adalah suatu bahan olahan yang terdiri dari campuran aggregat ka- sar, aggregat medium, aggregat halus dan filler dan dicampur dengan aspal pada suhu tinggi dengan menggunakan unit pencampur asphalt mixing plant (AMP). Aspal campuran panas ini merupakan salah satu material dalam pembuat- an konstruksi pembuatan jalan dapat diperun- tukan sebagai lapisan permukaan (Wearing Co- arse), dapat juga sebagai lapis pondasi atas beraspal (Base Coarse). Sebagai lapis pondasi atas dan lapis permukaan, maka material aspal campuran panas ini mempunyai nilai struktur yang tinggi. Untuk mendapatkan nilai struktur yang tinggi, maka pada proses pengolahan ma- terial ini diperlukan syarat-syarat kualitas dan metodologi pelaksanaan yang baik dan benar. Oleh karena itu, selama proses pengolahan item pekerjaan ini yaitu sejak tahap awal masih berupa bahan dasar kemudian tahap berikutnya proses pengolahan dari bahan dasar menjadi bahan jadi dan tahap akhir adalah berupa ba- han jadi. Untuk menjamin hasil produk akhir ma- terial ini dapat dikatakan baik, maka selama proses ini berlangsung diperlukan sistem pe- ngendalian kualitas dan metode kerja (quality control and work method) yang baik dan benar. Dalam penelitian ini objek penelitian akan difo- kuskan pada pelaksanaan pekerjaan Asphal Concrete – Wearing Coarse (AC-WC) yang se- dang berlangsung diproyek Peningkatan Jalan di Kabupaten Bulungan Kalimantan Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk menda- patkan formulasi campuran yang tepat pada rencana campuran kerja AC agar produk akhir yang dihasilkan mempunyai nilai stuktur sesuai dengan standar spesifikasi teknis Bina Marga. Permasalahannya adalah apakah karakteristik dan properties bahan baku, aggregate kasar, aggregate medium, aggregate halus, filler yang didatangkan dari Tawau Kalimantan Utara da- pat memenuhi spesifikasi pekerjaan AC-WC. Analisa Karakteristik Marshall pada Aspal Campuran Panas ………… (Fathurrozi dan Adderian Noor) 7