IJMS Indonesian Journal On Medical Science Volume 11 No. 1 Januari 2024 ISSN 2623-0038 - ejournal.poltekkesbhaktimulia.ac.id 51 Perilaku CERDIK pada Keluarga Mahasiswa Keperawatan Politeknik Kesehatan Bhakti Mulia CERDIK Behavior in Nursing Student Familes Bhakti Mulia Health Politechnic Tutik Yuliyanti Politeknik Kesehatan Bhakti Mulia tutikpoltekbm@gmail.com DOI: https://doi.org/10.55181/ijms.v11i1.464 Abstract: Nursing students play an important role in influencing healthy behavior in society, especially their families. Non-communicable disease are directly related to lifestyle, management is required by implementing healthier habits through CERDIK behavior (health checks, get rid of cigarette smoke, be diligent in physical activity, balanced diet, get enough rest, manage stress). The aim of this research is to describe CERDIK behavior in the families of Bhakti Mulia Health Polytecnic nursing students. The design of this research is descriptive analytic with frequency distribution data analysis. Sampling was taken using a purposive sampling, a total of 147 people using a measuring instrument using the CERDIK behavior questionnaire. The results of the research showed that student families had CERDIK behavior with details:58,5% carried out routine health checks,84,4% got rid of cigarette, 77,6% diligent physical activity behavior, 77,6% had a balanced diet, 80,3% had enough rest behavior,88,4% had enough behavior to manage stress. Conclusion: the families of Bhakti Mulia Health Polytecnic nursing students have implemented CERDIK behavior well. Suggestion: It is hoped that assistance with the needed so that people at risk of non-communicable disease receive good quality health. Keywords: CERDIK behavior, family, nursing students Abstrak: Mahasiswa keperawatan memainkan peran penting dalam mempengaruhi perilaku sehat di masyarakat khususnya keluarganya. Penyakit tidak menular berhubungan langsung dengan gaya hidup, diperlukan pengelolaan dengan menerapkan kebiasaan sehat melalui perilaku CERDIK (Cek kesehatan, Enyahkan asap rokok, Rajin aktifitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, Kelola stres). Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perilaku CERDIK pada keluarga mahasiswa keperawatan Politeknik Kesehatan Bhakti Mulia. Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan analisis data distribusi frekwensi. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling, sejumlah 147 orang dengan alat ukur dengan kuesioner perilaku CERDIK. Hasil penelitian didapatkan keluarga mahasiswa memiliki perilaku CERDIK dengan rincian: melakukan perilaku cek kesehatan secara rutin 58.5%, melakukan perilaku enyahkan rokok 84.4%, perilaku rajin aktivitas fisik 77.6%, perilaku melakukan diet seimbang 77.6%, perilaku istirahat cukup 80.3%, perilaku mengelola stress 88.4%. Simpulan: Keluarga mahasiswa keperawatan Poltekkes Bhakti Mulia telah menerapkan perilaku CERDIK dengan baik. Saran: Diharapkan perlu pendampingan implementasi perilaku CERDIK agar masyarakat yang memiliki risiko penyakit tidak menular mendapat kualitas kesehatan yang baik. Kata Kunci: perilaku CERDIK,keluarga, mahasiswa keperawatan PENDAHULUAN Gaya hidup yang meningkatkan kesehatan mengacu pada perilaku mandiri yang dapat membantu mencegah penyakit tidak menular dan mengarah pada praktek perilaku yang meningkatkan kesehatan. Perilaku yang meningkatkan kesehatan adalah konsep penting yang diperlukan dalam keperawatan. Mahasiswa keperawatan tidak hanya mempunyai tanggungjawab sebagai teladan untuk memberikan promosi kesehatan kepada klien, namun juga harus memahami pentingnya perilaku mereka sendiri sebagai teladan kesehatan masyarakat khususnya pada keluarganya. Mahasiswa keperawatan terus belajar tentang promosi kesehatan dalam kurikulum keperawatan yang diharapkan pemahaman dan pengetahuannya semakin mendalam sesuai dengan perkembangan kurikulum keperawatan. Sebagai professional kesehatan masa depan mahasiswa keperawatan memainkan peran penting dalam kesehatan masyarakat bagi orang lain, selain kesehatan mereka sendiri. Mahasiswa keperawatan mendapat informasi yang baik dan pengetahuan yang cukup tentang pentingnya perilaku yang meningkatkan kesehatan. Individu dengan status kesehatan yang baik cenderung melakukan perilaku kesehatan yang positif. Semakin tinggi tingkat kepedulian terhadap kesehatan akan menghasilkan persepsi yang lebh baik terhadap status kesehatan seseorang dan semakin meningkat pula perilaku peningkatan kesehatan. Masalah kesehatan dianggap sebagai faktor yang sangat penting