KURIOS, Copyright ©2023, Authors | 406 e-ISSN 2614-3135 p-ISSN 2615-739X https://www.sttpb.ac.id/e-journal/index.php/kurios Teologi Kerahiman Allah: Sebuah respons teologis terhadap teknologi ektogenesis Rubin Adi Abraham 1 , Jellia Puspa Purnama 2 1,2 Sekolah Tinggi Teologi Kharisma, Bandung Abstract: Ectogenesis technology, where the process of pregnancy can occur outside the human body through the use of an artificial womb, raises the question of whether the use of artificial wombs is in line with the concept of God's Womb Theology, as humans are created to reflect God's presence over this world. This study explores the theological construction of God's mercy to gain a Biblical perspective on the existence of Ectogenesis technology currently being developed. The study employs a qualitative method by conducting a literature review to find answers. Based on the conducted study, it is found that the existence of artificial wombs is not in harmony with the concept of God’s Womb Theology. The planned use of artificial intelligence in these artificial wombs does not reflect the character and power of God, which are manifested through the natural process of pregnancy within the human womb. This research aims to enable Christians to hold a firm and unified stance in responding to the existence of Ectogenesis technology while also contributing thoughtful insights to other academic disciplines. This is because the reproduction process is intertwined with God's presence as the Creator. Abstrak: Teknologi Ektogenesis di mana proses kehamilan dapat terjadi di luar tubuh manusia melalui penggunaan rahim buatan menimbulkan pemikiran apakah penggunaan rahim buatan ini selaras dengan teologi kerahiman Allah, karena manusia diciptakan untuk merefleksikan keberadaan Allah atas dunia ini. Penelitian ini melakukan kajian konstruksi teologis kerahiman Allah untuk mendapatkan tinjauan Alkitab terhadap keberadaan teknologi Ektogenesis yang saat ini tengah dikembangkan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan melakukan kajian literatur untuk dapat menemukan jawaban. Berdasarkan kajian yang dilakukan ditemukan bahwa keberadaan rahim buatan tidak selaras dengan teologi kerahiman Allah, di mana rahim buatan yang juga direncanakan akan menggunakan kecerdasan buatan dalam pelaksanaannya tidak merefleksikan karakter dan kuasa Allah yang terwujud melalui proses kehamilan di dalam kandungan manusia. Melalui penelitian ini diharapkan agar umat Kristen bisa memiliki sikap yang tegas dan solid dalam menanggapi keberadaan teknologi Ektogenesis ini serta memberikan sumbangan pemikiran bagi bidang disiplin ilmu lainnya sebab proses reproduksi merupakan proses yang terintegrasi dengan keberadaan Allah sebagai Sang Pencipta. Pendahuluan Teknologi Ektogenesis yaitu suatu teknologi yang memungkinkan terjadinya kehamilan di luar rahim dengan menggunakan teknologi rahim buatan. Salah satu penyebab utama yang mendorong munculnya teknologi Ektogenesis ialah untuk usaha penyelamatan terhadap Correspondence: rubinabraham2@gmail.com DOI: https://doi.org/10.30995/ kur.v9i2.486 Article History Submitted: January 21, 2022 Reviewed: August 10, 2023 Accepted: August 30, 2023 Keywords: artificial intelligence; artificial womb; ectogenesis technology; God's womb; theology of God's womb; kecerdasan buatan; kerahiman Allah; rahim buatan; teknologi ektogenesis; teologi kerahiman Allah Copyright: ©2023, Authors. License: Scan this QR, Read Online (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) Vol 9, No. 2, Agustus 2023 (406-418)