JPII 3 (1) (2014) 43-50 Jurnal Pendidikan IPA Indonesia http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jpii ANALISIS TINGKAT MOTIVASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA MODEL ADVANCE ORGANIZER BERBASIS PROYEK Tasiwan 1 *, S. E Nugroho 2 , Hartono 2 1 SMP 1 Paninggaran Kabupaten Pekalongan Jl. Raya Paninggaran Pekalongan Jawa Tengah Indonesia 2 Pascasarjana Universitas Negeri Semarang Jl. Bendan Ngisor Semarang Jawa Tengah Indonesia Diterima: Januari 2014. Disetujui: Februari 2014. Dipublikasikan: April 2014 ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis tingkat motivasi siswa dalam pembelajaran IPA melalui model peng- atur kemajuan (advance organizer) berbasis proyek. Sampel penelitian dipilih secara acak. Pada kelas eksperimen diterapkan model pembelajaran advance organizer berbasis proyek sedangkan pada kelas kontrol diterapkan pemb- elajaran langsung (direct instruction) tanpa advance organizer. Sebelum pembelajaran di kelas, siswa eksperimen dikelompokkan menjadi 8 kelompok yang terdiri atas 4 – 5 siswa. Setiap kelompok ditugaskan untuk merealisasi- kan proyek bel listrik, rangkaian arus seri – paralel, dan tuas. Produk proyek digunakan dalam pembelajaran dike- las sebagai advance organizer. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, penilaian produk, peta konsep, laporan eksperimen, dan angket. Instrumen motivasi menggunakan skala motivasi ARCS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen memiliki tingkat motivasi lebih baik dalam aspek perhatian, relevansi, kepercayaan diri, dan kepuasan pembelajaran dengan rata – rata tingkat motivasi sebesar 77,20, sedangkan tanpa advance organizer berbasis proyek sebesar 71,10. Disarankan siswa diberikan kemandirian penuh dalam proyek. ABSTRACT This study was conducted to analyze the level of student motivation in learning science through models of advance organizer based project . Samples were selected at random . In the experimental class advance organizer applied learning model based on a class project while learning control direct instruction without advance organizer . Prior learning in the classroom , students are grouped into 8 experimental groups consisting of 4-5 students . Each group was assigned a project to realize an electric bell , the circuit current series - parallel , and lever . Products used in a learning class project as advance organizer . The data obtained through participant observation , assessment product , concept maps , experimental reports , and questionnaires . Motivation instrument using ARCS motivation scale . Results showed that the experimental class had better motivation level in aspects of attention , relevance , confidence , and satisfaction with the learning average - average motivation level of 77.20 , whereas without the advance organizer for project -based 71.10 . It is recommended students are given full independence in the project . © 2014 Prodi Pendidikan IPA FMIPA UNNES Semarang Keywords: motivation; Advance Organizer Based Project *Alamat korespondensi: E-mail: iwan1112000@yahoo.com kemampuan berpikir dan penyelesaian masalah karena IPA diperoleh melalui proses penalaran, penyelidikan ilmiah, dan eksperimen dalam men- jelaskan gejala alam. Konsep IPA sangat berhu- bungan erat dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis. Pembelajaran konsep IPA membutuhkan sistematika dan struktur berjen- PENDAHULUAN IPA sebagai ilmu pengetahuan yang ber- sumber dari konsep natural memiliki karakteris- tik proses atau kerja ilmiah yang didasarkan pada