Jurnal Psikologi Malahayati, Volume 2, No.2, September 2020: 1-9 1 KONTROL DIRI DAN PERILAKU MEROKOK PADA SISWA SMA Indra Dwi Setiawan 1 , Octa Reni Setiawati 2 , Sri Maria Puji Lestari 3 1 Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati, email: indradwisetiawan65@gmail.com 2 Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati, email: ores.survive@gmail.com 3 Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati, email: srimaria13pl@yahoo.com ABSTRACT: SELF CONTROL AND SMOKING BEHAVIOR IN HIGH SCHOOL STUDENT Smoking behavior appears a lot among adolescents. Smoking behavior is a form of juvenile delinquency related to self-control abilities. This study aims to determine the relationship between self-control and smoking behavior in high school students. The study was conducted on 205 students of SMA Negeri 1 Trimurjo, Central Lampung Regency. The research data were obtained through self-control questionnaires and smoking behavior. Data analysis used Pearson correlation test. The results showed that high school students had moderate self-control and smoking behavior. There is a significant relationship between self- control and smoking behavior in high school students, with low correlation strength and negative correlation direction, which means the higher self-control, the lower one's smoking behavior. The results of this study can be a reference for the school in developing self-control intervention programs to reduce smoking behavior among high school students. Keywords: Self-Control, Smoking Behavior, High School Students Perilaku merokok banyak muncul di kalangan remaja. Perilaku merokok merupakan bentuk kenakalan remaja yang berhubungan dengan kemampuan pengendalian diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kontrol diri dengan perilaku merokok pada siswa SMA. Penelitian dilakukan terhadap 205 siswa SMA Negeri 1 Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner kontrol diri dan perilaku merokok. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan siswa SMA memiliki control diri dan perilaku merokok tingkat sedang. Terdapat hubungan bermakna antara kontrol diri dan perilaku merokok pada siswa SMA, dengan kekuatan korelasi rendah dan arah korelasi negatif yaitu semakin tinggi kontrol diri maka semakin rendah perilaku merokok seseorang. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pihak sekolah dalam mengembangkan program intervensi control diri untuk. mengurangi perilaku merokok siswa SMA. Kata Kunci :Kontrol Diri, Perilaku Merokok, Siswa SMA PENDAHULUAN Indonesia adalah salah satu konsumen rokok terbesar di dunia menurut laporan World Health Organization (WHO) tahun 2011 dengan prevalensi merokok pada laki-laki 46,8% dan perempuan 3,1% berusia 10 tahun ke atas. Jumlah perokok paling besar pada kalangan menengah kebawah dengan persentase sebanyak 40% dari jumlah perokok di Indonesia yang berjumlah 62,8 juta (Faridah, 2015.). Hasil penelitian yang dilakukan sebelumnya oleh Amalia (2018), di dapatkan 2772 siswa (39,05%) menunjukkan perilaku merokok tingkat rendah, 3566 siswa (50,23%) berperilaku merokok tingkat sedang, serta 761 siswa (10,72%) berperilaku merokok tingkat tinggi. Menurut data Kemenkes RI tahun 2011 prevalensi merokok di Provinsi Lampung adalah salah satu yang terbesar dengan presentase 38%. Prevalensi perokok di kota ini lebih tinggi pada laki-laki