Jurnal Arsitektur WASTUPADMA https://wastupadma.e-journal.site Vol. 1, No. 2, Desember 2023 pp: 146 – 154 [e] ISSN : 3032-2669 DOI : 10.62024/jawp.v1i2.14 Copyright © 2023 SP Widodo, et al., WASTUPADMA | 146 This article is an Open Access article distributed under the terms and conditions of the Creative Commons Aribution 4.0 (CC BY 4.0) License (hps://creativecommons.org/licenses/by/4.0/). Kajian Potensi Kawasan Situs Batu Penggilingan Cakung Jakarta Timur sebagai Kampung Wisata Warisan Budaya Betawi 1,* Sri Prasetya Widodo , 2 Uras Siahaan, 3 Margareta Maria Sudarwani 1 Program Studi Magister Arsitektur, Universitas Kristen Indonesia, Jakarta, Indonesia 2,3 Program Pasca Sarjana, Universitas Kristen Indonesia, Jakarta, Indonesia [e]mail correspondence: wwd3972@gmail.com Received : 13/11/2023 Revised : 14/12/2023 Accepted : 15/12/2023 Abstrak Pelestarian artefak bersejarah kota adalah bagian dari pengembangan keberlanjutan sejarah, memori dan budaya kota. Kawasan tepi Kali Buaran menyimpan potensi obyek sejarah berupa situs Batu Penggilingan, sejarah kawasan dan potensi warga mengembangkan kampung nya. Artikel ini mengangkat studi mengenai nilai-nilai budaya, pelestarian dan pengembangan situs bersejarah Batu Penggilingan di tepi sungai buaran, Cakung, Jakarta Timur. Adapun studi ini mengkaji mengenai pengembangan nya sebagai kampung wisata budaya betawi sehingga dapat menjadikan kawasan tersebut menjadikan sebagai obyek wisata yang edukatif dan menarik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis data empirik lapangan mengeksplorasi faktor-faktor yang mendukung program tersebut. Hasil pembahasan adalah pengembangan kampung wisata memerlukan identifikasi mendalam potensi fisik, arsitektur dan lingkungan agar menjadi suatu program berkelanjutan dengan memperhatikan dan memperkuat karakteristik budaya Betawi yang unik dalam proses perencanaan dan perancangan kampung. Kata Kunci : Pelestarian Sejarah, Warisan Budaya Betawi, Kampung Wisata, Situs Batu Penggilingan Abstract The preservation of the city's historical artifacts is part of the development of the historical, memory and cultural sustainability of the city. The edge of the Buaran River has the potential for historical objects in the form of Batu Penggilingan sites, the history of the area and the potential for residents to develop their villages. This article raises a study of cultural values, preservation and development of Batu Penggilingan historical site on the banks of the Buaran River, Cakung, East Jakarta. This study examines its development as a Betawi cultural tourism village so that it can make the area an educational and interesting tourist attraction. This study used descriptive qualitative methods based on field empirical data exploring the factors that support the program. The result of the discussion was that the development of tourism villages requires in-depth identification of physical, architectural and environmental potentials in order to become a sustainable program by paying attention to and strengthening the unique Betawi cultural characteristics in the village planning and design process. Keywords : Historical Preservation, Betawi Cultural Heritage, Tourist Village, Batu Penggilingan Site 1. Pendahuluan Penggilingan merupakan kawasan kelurahan yang memiliki jumlah penduduk terpadat ke-3 (tiga) di Daerah Khusus Ibukota Jakarta dengan warga mencapai 104.514 jiwa yang menempati luas 448,45 Ha yang tergolong sangat padat. Penduduk mayoritas berasal dari keturunan Betawi yang mendiami di sepanjang Kali Buaran yang sekarang lebih dikenal dengan RW.07 Kelurahan Penggilingan. Istilah Penggilingan berasal dari alat batu atau batu Kiser pada pabrik gula yang dibangun pada abad ke 19. -