Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Syariah Vol 6 No 2 17 ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN JASA PT. PP PERSEROTBK Riha Fitria Ardelia 1 , Adelia Eka Putri 2 , Muhammad Maksum 3 , M. Reza Ardiyanto 4 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya 1 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya 2 Universitas Trunojoyo Madura 3 Universitas Trunojoyo Madura 4 Email: rihaardelia11@gmail.com ABSTRAK Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana penerapan metode persentase penyelesaian dalam pengakuan pendapatan konstruksi yang diterapkan oleh PT. Pembangunan Perumahan (Persero). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan yaitu data primer hasil wawancara dari pihak perusahaan mengenai pengakuan pendapatan dan data sekunder berupa data keuangan PT. Pembangunan Perumahan khususnya proyek Juanda Bussines Center, Dusun Pager, Sawotratap, Kec. Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Hasil penelitian yang telah dilakukan oleh perusahaan dalam menerapkan metode persentase penyelesaian menggunakan pendekatan fisik yang dihitung berdasarkan estimasi kemajuan fisik saja tanpa memperhitungkan biaya- biaya yang telah dikeluarkan dalam penyelesaian proyek tersebut. Kata Kunci: Pengakuan Pendapatan Kontruksi, Metode Presentase Penyelesaian, Pendekatan Fisik, Pendekatan Cost To Cost PENDAHULUAN Keberhasilan perusahaan konstruksi bergantung pada kemampuan perusahaan dalam membuat estimasi biaya yang tepat dan mengendalikan biaya agar produksi dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Bidang akuntansi mengambil peranan dalam menyediakan data yang diperlukan dalam penyusunan rencana biaya proyek, rencana pembelanjaan, anggaran, dan laporan keuangan proyek,sehingga perusahaan konstruksi harus dapat menyediakan laporan keuangan yang andal dan tepat waktu.Perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi dimana proses pelaksanaan konstruksi suatu bangunan, dapat diselesaikan sesudah memakan waktu lebih dari satu periode akuntansi. Akibatnya timbul suatu masalah mengenai penentuan pendapatan yang diakui pada setiap akhir periode akuntansi. Masalah yang penting terkait dengan pendapatan adalah bagaimana dan kapan sebaiknya perusahaan mengakui pendapatannya. Pengakuan pendapatan merupakan saat dimana suatu transaksi harus diakui sebagai pendapatan oleh perusahaan, dan pengukuran pendapatan adalah beberapa jumlah pendapatan yang seharusnya diakui oleh perusahaan. Dengan menerapkan metode pengakuan pendapatan yang tepat maka perusahaan dapat mengakui pendapatannya pada saat yang tepat pula dan juga dapat mengetahui beberapa jumlah pendapatan yang