Jurnal Agrosilvopasture-Tech Vol. 2 No. 2 (2023) 364-369
https://doi.org/10.30598/j.agrosilvopasture-tech.2023.2.2.364
ISSN 2964-6103 © 2023 Penulis
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal Agrosilvopasture-Tech
Journal homepage: https://ojs3.unpatti.ac.id/index.php/agrosilvopasture-tech
Karakteristik Kimia Selai Kacang Tersubstitusi Kenari
Chemical Characteristics of Canarium Nut-Substituted Peanut Butter
Maria M. F. Samponu, Erynola Moniharapon*, Helen C. D. Tuhumury
Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura, Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus
Poka Ambon 97233 Indonesia
*Penulis korespondensi e-mail: parinaria@yahoo.com
ABSTRACT
Keywords:
Peanut Butter;
Peanuts;
Canarium Nuts;
Chemical
characteristics
The purpose of this study was to determine the effect and characteristics of canarium nut-
substituted peanut butter. This study was designed using a one-factor complete
randomized design, namely the substitution of peanuts with canarium nuts with five
treatment levels of 0% canarium nuts : 100% peanuts, 25% canarium nuts : 75% peanuts,
50% canarium nuts : 50% peanuts, 75% canarium nuts : 25% peanuts, and 100% canarium
nuts : 0% peanuts replicated twice. Observed variables include moisture content, ash
content, protein content, fat content, and carbohydrate content. The results showed that the
more canarium nuts used for peanut substitution in peanut butter, the lower the moisture
content (3.93–1.21%) and protein content (24.70–10.10%), while the ash content (1.51-
2.43%), fat content (37.95–53.36%), and carbohydrate content (18.32–46.52%) increased.
ABSTRAK
Kata Kunci:
Selai kacang;
Kacang tanah;
Kenari;
Karakteristik kimia
Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk menentukan pengaruh dan karakteristik selai
kacang tanah tersubstitusi kenari. Penelitian ini didesain dengan menggunakan rancangan
acak lengkap satu faktor yaitu substitusi kacang tanah dengan kenari dengan lima taraf
perlakuan 0% kenari : 100% kacang tanah, 25% kenari : 75% kacang tanah, 50% kenari :
50% kacang tanah, 75% kenari : 25% kacang tanah, dan 100% kenari : 0% kacang tanah.
dengan dua kali ulangan. Peubah yang diamati meliputi kadar air, kadar abu, kadar
protein, kadar lemak, dan kadar karbohidrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Makin
banyak kenari yang digunakan untuk substitusi kacang tanah pada selai kacang makin
turun kadar air (3,93-1,21%) dan kadar protein (24,70-10,10%), sedangkan kadar abu
(1,51-2,43%), kadar lemak (37,95-53,36%) dan kadar karbohidratnya (18,32-46,52%)
makin meningkat.
PENDAHULUAN
Konsumsi mentega (butter) dari produk dairy dalam hal ini susu menjadi suatu masalah kesehatan
yang cukup signifikan disebabkan kandungan lemak jenuhnya yang tinggi. Berbagai alternatif
pengembangan produk mentega selain dari susu dilakukan, salah satunya dengan menggunakan bahan nabati
seperti kacang-kacangan (Gorrepati et al., 2015) dalam pembuatan mentega, seperti peanut butter yang di
Indonesia lebih dikenal dengan istilah selai kacang daripada mentega kacang.
Selai kacang berbentuk pasta solid atau semi-solid dengan medium minyak yang merupakan satu
sistem emulsi, dapat berubah wujud namun tidak mengalir dan memiliki kemampun untuk dapat dioleskan.
Bahan utamanya adalah biji kacang tanah yang dipanggang dan digiling bersama atau tanpa bahan tambahan
(Indrasti, 2003; Rozalli et al., 2016). Selai kacang sering dikonsumsi bersama dengan produk lain seperti es