ISSN: 2302 - 6715 NATURALIS Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan 77 P-ISSN: 2302- 6715 E-ISSN: 2654- 7732 KAJIAN POTENSI DAN STRATEGI PENGELOLAAN EKOWISATA DI TAMAN WISATA ALAM BUKIT KABA PROVINSI BENGKULU Hendra Luat P Sihombing 1) , Gunggung Senoaji 2) , M. Faiz Barchia 3) 1) Prodi Pengelolaan Sumber Daya Alam Universitas Bengkulu 2) Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu. 3) Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu ABSTRAK Bukit Kaba merupakan sebuah gunung dengan ketinggian 1952 Mdpl yang termasuk dalam Taman Wisata Alam dengan luas wilayahnya 14.650,51 Ha. Kondisi alamnya yang masih asri dan alami serta pemandangannya yang cantik menjadikan tempat ini salah satu favorit bagi kalangan pendaki. Pengelolaan Taman Wisata Alam Bukit Kaba merupakan bagian integral dari pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Kepahiang.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode observasi lapangan, wawancara dengan responden dan studi literatur dan analisis data menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif beserta analisi SWOT.Hasil analisis menunjukkan bah- wa pada potensi objek wisata di TWA Bukit Kaba memiliki objek wisata yang sudah ada dan juga objek wisata yang belum dikembangkan. Persepsi masyarakat positif akan adanya pengelolaan pengembangan ekowisata TWA Bukit Kaba, daya dukung ekologis TWA Bukit Kaba belum tercapai maksimal dan juga penataan sarana dan prasarana merupakan salah satu strategi pengembangan TWA Bukit Kaba. Kata Kunci : twa bukit kaba, daya dukung, strategi pengembangan ekowisata PENDAHULUAN Indonesia memiliki kekayaan alam berupa sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya yang melimpah dengan bentang alam yang unik, indah, bervariasi, serta menawan, baik di darat maupun di laut. Kekayaan ini perlu dikelola dan dimanfaatkan secara lestari, selaras, serasi dan seimbang bagi kesejahteraan masyarakat, baik masa kini maupun di masa yang akan datang. Salah satu pemanfaatan sumberdaya alam yang diyakini memperhatikan aspek kelestarian lingkungan adalah pengembangan kepariwisataan. Hal ini sesuai dengan salah satu prinsip penyelenggaraan kepariwisataan seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan yakni memelihara kelestarian alam dan lingkungan hidup. Bukit kaba merupakan sebuah gunung dengan ketinggian 1952 Mdpl yang termasuk dalam Taman Wisata Alam dengan luas wilayahnya 14.650,51 Ha. Kondisi alamnya yang masih indah dan pada beberapa wilayah masih alami dan didukung pemandangan yang cantik men- jadikan tempat ini salah satu favorit bagi kalangan pendaki. Untuk menikmati keindahan alam di puncak bukit kaba ter- dapat dua jalur yang bisa dipilih. Jalur per- tama adalah melalui jalan aspal yang bisa dilalui kendaraan roda empat, namun jalan ini keadaannya sudah sangat memprihat- inkan karena kondisi aspal sudah rusak dan banyak lubang di tiap sisinya. Untuk itu kebanyakan mereka yang datang akan me- lalui jalur kedua yaitu jalur pintu rimba. Jalur ini dapat ditempuh dengan berjalan kaki melintasi jalan setapak selama kurang lebih dua jam. brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Open Journal System (OJS) Universitas Bengkulu