JURNAL SAINS DAN SENI POMITS Vol. 3, No. 2, (2014) 2337-3520 (2301-928X Print) G-79 Abstrak— Tema merupakan salah satu pendekatan perancangan yang umum dilakukan. Tema merupakan panduan, pedoman, dan arahan yang dapat menuntun perancang untuk membuat konsep yang dapat memecahkan permasalah dalam suatu obyek rancangan. Tema untuk obyek rancang perpustakaan dipilih dengan mempertimbangkan permasalahan utama obyek, yaitu belum mampunya perpustakaan menjadi ruang publik dan pusat aktivitas masyarakat. Hal ini disebabkan oleh kesan perpustakaan di mata masyarakat yang cenderung kaku dan tidak ramah. Tema “Jelajah” memiliki karakteristik yang berkebalikan dengan kaku. Pendekatan tema pada obyek rancang dilakukan secara metafora dengan mengaplikasikan karakteristik-karakteristik “Jelajah” pada berbagai macam aspek rancang. Dengan pendekatan tema “Jelajah” tersebut dihasilkan rancangan perpustakaan yang menarik dan jauh dari kesan kaku dan tidak ramah. Kata Kunci—jelajah, ruang publik, taman, tema I. PENDAHULUAN Penelitian menunjukkan bahwa membaca belum membudaya di Indonesia. Menurut hasil survei UNESCO, angka minat baca masyarakat Indonesia merupakan yang terendah di ASEAN, yaitu 0,01%. [1] Penelitian lain menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia memiliki daya beli buku yang rendah. Solusi ideal untuk mendorong minat baca masyarakat di tengah rendahnya daya beli buku adalah dengan mendorong masyarakat untuk mengunjungi perpustakaan. Namun hasil survei pada tingkat kunjungan di Perpusda Jatim di Surabaya menunjukkan bahwa pengunjung yang datang setiap harinya rata-rata lebih dari 1000 orang. Hal ini kemudian memunculkan pertanyaan: Dengan jumlah pengunjung yang besar, mengapa membaca belum juga menjadi kebiasaan atau budaya? Masyarakat yang datang ke perpustakaan umumnya berprofesi sebagai pelajar. Pelajar tersebut datang ke perpustakaan untuk mengerjakan tugas dan mencari referensi. Dapat dikatakan mereka mengunjungi perpustakaan bila membutuhkan bahan telaah saja. Perpustakaan belum mampu menjadi sebuah fasilitas umum yang mengasyikkan untuk dikunjungi sepanjang waktu. Maka dari itu, dalam perancangan perpustakaan modern ini perlu ada sebuah konsep besar yang dapat menyelesaikan masalah tersebut. Konsep ruang publik dipilih karena dianggap dapat mengubah persepsi masyarakat tentang perpustakaan. Gambar 1. Perpustakaan Daerah Jawa Timur Dalam pengertian yang paling umum, ruang publik dapat berupa taman, tempat bermain, jalan, atau ruang terbuka. [2] Ruang publik kemudian didefinisikan sebagai ruang atau lahan umum, dimana masyarakat dapat melakukan kegiatan publik fungsional maupun kegiatan sampingan lainnya yang dapat mengikat suatu komunitas, baik melalui kegiatan sehari-hari atau kegiatan berkala. Dengan memandang perpustakaan sebagai ruang publik, akan muncul kriteria- kriteria yang harus dipenuhi sehingga hasil rancangan nantinya akan bersifat layaknya ruang publik yang dapat dikunjungi oleh setiap orang dalam setiap waktu. Tema “Jelajah” diambil karena sifat dan karakter yang ada di dalam tema tersebut ingin dihadirkan dan diaplikasikan pada objek rancangan sebagai landasan dalam pembentukan karakter objek rancang, termasuk kesan yang diharapkan dapat disampaikan pada pengunjung. Maksud dari tema “Jelajah” adalah intepretasi keinginan dan kebutuhan dasar manusia untuk mengeksplorasi, untuk melakukan perjalanan sehingga dapat menemukan sesuatu yang baru dan menginspirasi. Melalui pendekatan tema “Jelajah” ini diharapkan perpustakaan dapat menjadi ruang publik yang menarik dan tidak membosankan untuk dikunjungi. II. KRITERIA RUANG PUBLIK DAN KARAKTERISTIK TEMA Ruang publik ditandai oleh tiga hal yaitu responsif, demokratis dan bermakna [3] yang mempunyai arti: 1. Responsif dalam arti ruang publik harus dapat digunakan untuk berbagai kegiatan dan kepentingan luas. Pendekatan Tema Jelajah dalam Konsep dan Rancangan Perpustakaan sebagai Ruang Publik Rahma Sakinah, Nur Endah Nuffida, dan Murni Rachmawati Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111 E-mail: murnirach@arch.its.ac.id