Seminar Nasional dan Diskusi Panel Multidisiplin Hasil Penelitian & Pengabdian kepada Masyarakat, Jakarta, 2 Agustus 2018 727 PEMBERDAYAAN KELOMPOK BUDIDAYA JAMUR TIRAM DALAM PEMANFAATAN LIMBAH BAGLOG MENJADI PUPUK ORGANIK Hunaepi 1 , Iwan Dodi Dharmawibawa 2 , Muhammad Asy’ari 3 Dosen Program Studi Pendidikan Biologi 1,2 , Dosen Program Studi Pendidikan Olahraga IKIP Mataram 3 hunaepi@ikipmataram.ac.id ABSTRAK Program kemitraan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat kelompok budidaya jamur tiram dalam pemanfaatan limbah baglog menjadi pupuk organik padat dilaksanakan dengan tujuan untuk memecahkan masalah yang ada di kelompok tersebut; 1) agar kelompok budidaya jamur yang ada di desa Bare Julat memahami dan mengerti dalam pengolahan limbah baglong menjadi pupuk organik padat yang memiliki nilai komersil, 2) diharapakan kelompok budidaya jamur mampu menerapkan hasil produk pupuk organik yang telah dibuat pada tanaman konsumsi dan tanaman yang diusahakan pada dearah tersebut sehingga dapat meningkatkan produktifitas secara agronomi dan ekonomi, dan 3) terbentuknya kesadaran masyarakat dalam menggunakan pupuk organik. Metode yang digunakan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat ini adalah PRA (Participatori Rural Appraisal) dalam pelaksanaannya melibatkan masyarakat setempat dalam seluruh kegiatan dan stakeholders. Dengan prosedur kerja yakni 1) kegiatan sosialisasi untuk mengenalkan program kegiatan pada masyarakat kelompok budidaya jamur tiram lombok, 2) memberikan pelatihan pada kegiatan penyuluhan, tanya jawab dan diskusi serta bimbingan tentang cara pembuatan pupuk organi dari limbah baglog jamur tiram meliputi pengertian tentang pupuk organik, manfaatnya bagi tanah dan tanaman, bahan-bahan yang bisa digunakan serta pemanfaatannya bagi beberapa komoditas tanaman pangan dan hortikultura (sayuran), 3) memberikan pelatihan dengan praktek langsung pembuatan pupuk orgnik padat. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah; 1) meningkatnya partisipasi masyarakat anggota kelompok budidaya jamur mencapai 80% dalam kegiatan pemberdayaan, 2) anggota kelompok budidaya jamur tiram lombok terampil dalam pembuatan pupuk organik dari limbah baglog jamur, 3) anggota kelompok budidaya jamur menerapkan pupuk organi yang dihasilkan pada tanaman konsumsi seperti sayur dan tanaman yang dibudidayakan baik di sawah, kebun ataupun di pekarangan rumah, dan 4) terbentuknya kesadaran kelompok dalam penggunaan pupuk organik dalam pertanian dan perkebunan. Kata Kunci: Jamur Tiram, Baglog, Pupuk Orgnik ABSTRACT Community partnership program through community empowerment of oyster mushroom cultivation group in utilization of baglog waste into solid organic fertilizer implemented in order to solve existing problems in the group; 1) for the mushroom cultivation group in the village of Bare Julat to understand and understand in the processing of baglong waste into a solid organic fertilizer that has commercial value, 2) the mushroom cultivation group is expected to apply the results of organic fertilizer products that have been made on consumption crops and plants cultivated in the dearah so as to increase productivity agronomist and economy, and 3) the formation of public awareness in using organic fertilizer. The method used in this community empowerment activity is PRA (Participatory Rural Appraisal) in its implementation involving local community in all activities and stakeholders. With work procedure that is 1) socialization activity to introduce program of activity at society of oyster mushroom cultivation group, 2) giving training on extension activity, question and answer and discussion and guidance about how to manufacture organi fertilizer from baglog waste oyster mushroom covering understanding about organic fertilizer, the benefits for the land and plants, the materials that can be used and its use for some food crops and horticulture (vegetables), 3) provide training with the practice of direct manufacture of solid orgnic fertilizers. The results achieved from this activity are; 1) Increasing the participation of the community members of the mushroom cultivation group