89 Sentosa, A. A., et al.,/Barakuda45 7(1), 89-102 e-ISSN: 2656-7474 DOI: https://doi.org/10.47685/barakuda45.v7i1.585 2025 KELIMPAHAN DAN STRUKTUR KOMUNITAS FITOPLANKTON DI WADUK IR. H. DJUANDA PASCA BERLAKUNYA PROGRAM CITARUM HARUM The Abundance and Community Structure of Phytoplankton in the Ir. H. Djuanda Reservoir Following the Implementation of the “Citarum Harum” Program Agus Arifin Sentosa 1*) , Astri Suryandari 1) , Abdul Hadi 2) , Didha Andini Putri 2) , Andi Perdana Gumilang 2) , Dyah Ika Kusumaningtyas 1) , Rakhmat Sarbini 1) , Muhammad Khafid Suryana 2) , Fredi Wira Hadiyanto 2) , Santoso Dwiatmojo 1) , Evi Susilawati 2) , Dirja 2) , Andika Luky Setiyo Hendrawan 1) , Rachmat Indrianto 2) , Sudarto 2) , Iswari Ratna Astuti 1) 1 Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan, Jl. Cilalawi No. 01 Jatimekar, Jatiluhur, Purwakarta Jawa Barat, 41152, Indonesia 2 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon Jl. Perjuangan No. 17 Karyamulya, Cirebon, Jawa Barat, 45131, Indonesia *) Korespondensi: agusarifinsentosa7@gmail.com Diterima: 28 November 2024; Disetujui: 28 April 2025 ABSTRAK Waduk Ir. H. Djuanda di Kabupaten Purwakarta menjadi salah satu area prioritas dalam pelaksanaan program Citarum Harum yang berfokus pada pemulihan kualitas lingkungan Sungai Citarum. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui kelimpahan dan struktur komunitas fitoplankton di Waduk Ir. H. Djuanda pasca berlakunya Program Citarum Harum. Penelitian ini menggunakan metode purposif sampling pada 11 stasiun di Waduk Ir. H. Djuanda pada bulan Agustus 2024. Kelimpahan fitoplankton diukur berdasarkan APHA dan struktur komunitasnya dianalisis dengan indikator-indikator ekologis meliputi indeks keanekaragaman, keragaman dan dominansi. Penilaian kualitas perairan ditentukan dengan menggunakan metode STORET sebagai instrumen analisisnya. Analisis statistik juga dilakukan untuk menilai perbedaan kelimpahan fitoplankton antar stasiun. Hasil menunjukkan bahwa komunitas fitoplankton di Waduk Ir. H. Djuanda selama penelitian terdiri atas lima kelas dan 31 genera dengan keanekaragaman dan kemerataan yang rendah serta tidak ada dominansi. Kelimpahan fitoplankton berkisar antara 389.048 – 710.536 sel/L dan berbeda antar stasiun (P<0,05). Kelimpahan relatif Cyanophyceae sebesar 46,60% hampir seimbang dengan Chlorophyceae (43,45%) menunjukkan adanya perubahan lingkungan menjadi lebih baik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu acuan bahan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program Citarum Harum sebagai bukti empiris bahwa telah terjadi perubahan status mutu air Waduk Ir. H. Djuanda dari tercemar berat menjadi tercemar sedang hingga ringan. Kata Kunci: Fitoplankton, bioindikator, Citarum Harum, kualitas air, Waduk Jatiluhur ABSTRACT Citarum Harum is an environmental improvement program for the Citarum River, in which the Ir. H. Djuanda Reservoir, located in Purwakarta Regency, West Java, is also part of the program's implementation area. This study aimed to assess the abundance and community