STRATEGI PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING, GAYA BELAJAR KOLB, DAN HASIL BELAJAR MEKANIKA REKAYASA Tri Kuncoro & Amat Mukhadis Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang 5, Malang e-mail: liesfaiza@yahoo.com Abstract: Problem-solving Teaching Strategy, Kolb Learning Styles, and Learning Achievement. This quasi experimental study was intended to investigate the differences in learning achievement in Me- chanical Engineering II Course between students taught using problem-solving strategy, taking their learning styles into considerations. The independent variable of problem-solving strategy includes open-ended (Psoe) and closed-ended (Psce), whereas the moderating variable of learning style consists of diverging, converging, and assimilating styles. The subjects were randomly selected from Mechanical Engineering II classes, resulting in 68 students joining Psoe strategy and 64 joining PSce strategy. The data obtained from problem-solving test method revealed that students with Psoe strategy outperformed those with Psce moder- ated by the learning styles of diverging, assimilating, converging and accommodating. Keywords: learning strategy, problem solving, learning outcome Abstrak: Strategi pembelajaran Problem Solving, Gaya Belajar Kolb, dan Hasil Belajar Mekanika Rekayasa. Penelitian ini bertujuan menguji perbedaan hasil belajar mahasiswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi problem solving dan gaya belajar diverging style, converging style dan assimilating style. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan kelompok kontrol non-ekuivalen (nonequivalent kontrol group design). Subjek berjumlah 167 mahasiswa Teknik Sipil peserta kuliah Mekanika Rekayasa II. Data dikumpulkan dengan tes, dan dianalisis dengan Analisis Varian. Hasilnya menunjukkan bahwa strategi pembelajaran open ended problem solving lebih unggul daripada strategi closed ended problem solving pada kelompok gaya belajar diverging, assimilating, converging dan accom- modating. Gaya belajar converging lebih unggul daripada gaya belajar diverging pada pembelajaran open ended problem solving dan closed ended problem solving. Kata kunci: strategi pembelajaran, problem solving, hasil belajar Pembelajaran Mekanika Rekayasa II bertujuan mem- beri pemahaman dan pemecahan masalah terhadap mahasiswa tentang analisis matematis dan analisis gra- fis yang relevan dengan bidang struktur bangunan. Pemahaman dan pemecahan masalah Mekanika Reka- yasa II merupakan hal yang pokok dan sangat penting sebagai dasar untuk memahami, memecahkan, dan menganalisis masalah belajar Mekanika Rekayasa II selanjutnya. Hal tersebut juga menjadi dasar untuk memecahkan masalah Mekanika Rekayasa II dalam bidang struktur konstruksi suatu bangunan dan kinerja struktur bangunan yang menahan gaya atau beban sta- tiska (beban konstruksi sendiri) dan beban dinamik (berjalan), gempa, dan angin. Mahasiswa jurusan Tek- nik Sipil masih menganggap Mekanika Rekayasa II sulit untuk dipahami dan dipecahkan problemnya. Pemahaman dan pemecahan masalah terhadap konsep- konsep dan problem-problem dasar Mekanika Rekaya- sa II masih rendah (Lai dkk., 1997; Mukhadis, 2002). Hal tersebut terkait dengan kemampuan mahasiswa yang sebenarnya bisa memberikan definisi yang sangat baik untuk istilah "gaya/beban", tetapi gagal untuk me- mecahkan masalah yang memerlukan pemahaman konsep gaya/beban (Lai dkk., 1997). Kesulitan-kesulitan tersebut terjadi karena mere- ka tidak mampu memahami konsep-konsep gaya/beban. Mahasiswa lebih cenderung menghafal daripada me- mahami konsep-konsep Mekanika Rekayasa II secara benar. Lemahnya pemahaman terhadap konsep-konsep itu berakibat sulitnya mahasiswa memahami dan me- 226