VOL. 5 NO.2 2021, pp. 95-102, © Dosen Indonesia Semesta, ISSN 2580-5339 eISSN 2620-5718| JURNAL ANALISIS SISTEM PENDIDIKAN TINGGI | 95 Boarding School Education and Moral Agents In Kudus Society In Indonesia M. Zainul Umam 1 DOI: https://doi.org/10.36339/jaspt.v5i2.459 Abstract This research aims to describe the role of boarding school education as a moral agent in the community in Raudlatul Muta'allimin Jagalan 62 Langgardalem Kudus boarding school. The use of this research in general as a reference to be used as an example of civil society because it has good religious morals. While in particular this research is useful for teachers and students of pondok in order to carry out their duties professionally, full responsibility to improve the quality of learning in boarding schools. The type of research used is qualitative descriptive which is an attempt to provide an overview of situations and events systemistally and factually in boarding schools regarding education in Raudlatul Muta'allimin Jagalan 62 Langgardalem Kudus boarding school. Based on the results of research and data analysis can be concluded that Raudlatul Muta'allimin jagalan 62 Langgardalem Kudus education conducts good learning by blending the surrounding community, so that the community around pesantren has strong Islamic morals. Then in the implementation of learning teachers take action in the management settings of learning in the form of learning mood settings and interaction patterns. Teachers also conduct learning evaluations in the form of written evaluations and practices as well as scripture reading pronability test. Keywords: Education, Boarding School, Moral Agent Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pendidikan pondok pesantren sebagai agen moral dalam masyarakat. Kegunaan penelitian ini secara umum sebagai acuan untuk dijadikan contoh masyarakat madani karena memiliki akhlak agama yang baik. Sedangkan secara khusus penelitian ini bermanfaat bagi guru dan siswa pondok agar dapat melaksanakan tugasnya secara profesional, penuh tanggung jawab untuk meningkatkan mutu pembelajaran di pondok pesantren. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang merupakan upaya untuk memberikan gambaran tentang situasi dan peristiwa secara sistematis dan faktual di pondok pesantren mengenai pendidikan di pondok pesantren Raudlatul Muta'allimin Jagalan 62 Langgardalem Kudus. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa pendidikan Raudlatul Muta'allimin jagalan 62 Langgardalem Kudus melakukan pembelajaran yang baik dengan membaurkan masyarakat sekitar, sehingga masyarakat sekitar pesantren memiliki akhlak Islam yang kuat. Kemudian dalam pelaksanaan pembelajaran guru melakukan tindakan dalam pengaturan pengelolaan pembelajaran berupa pengaturan suasana belajar dan pola interaksi. Guru juga melakukan evaluasi pembelajaran berupa evaluasi dan praktik tertulis serta tes pronabilitas membaca kitab suci (Umam, 2011). Kata Kunci: Pendidikan, Pesantren, Agen Moral 1. PhD. Student of Jakarta Islamic University Email of Corresponding Author : luniazmu@gmail.com Submitted : April 2021 Accepted : Desember 2021 JAS-PT JURNAL ANALISIS SISTEM PENDIDIKAN TINGGI ISSN 2580 – 5339 eISSN 2620 – 5718 Volume 5 Nomor 2 DESEMBER 2021 Hal 95 – 102 DOSEN INDONESIA SEMESTA