INFOKAM Nomor II Th. XII/September/ 2016 69 RANCANG BANGUN SISTEM MOBILE TRACKING UNTUK PENELUSURAN ALUMNI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GOOGLE MAP API DAN SMS TRACING Sumardi Sugeng Murdowo AMIK Jakarta Teknologi Cipta masmardis@gmail.com sugengmurdowo0298@gmail.com Abstrak Survey dengan mengirimkan quesioner kepada alumni di AMIK Jakarta Teknologi Cipta Semarang merupakan suatu media yanng digunakan untuk mendapatkan umpan balik dari lulusannya atas proses pembelajaran yang pernah didapatkan semasa diperguruan tinggi yang digabungkan dibutuhkan dalam dunia kerja. Dengan sistem ini belum maksimal karena belum mampu menyajikan data persebaran alumni AMIK Jakarta Teknologi Cipta Semarang yang sudah bekerja atau yang belum bekerja dan belum bisa menyajikan data perusahaan mana saja yang ada mahasiswa AMIK Jakarta Teknologi Cipta Semarang bekerja didalamnya. Metode pengembangan system mobile tracer study dengan menggunakan media Google MAP API dan SMS Tracing pada penelitian ini menggunakan metode rekayasa web (Web Engineering) yang meliputi tahap : customer communication, planning, modeling, construction, dan delivery & feedback. Untuk pemodelan sistem menggunakan UML (unified modeling language) yang terdiri dari rancangan model proses bisnis, use case diagram, use case narrative, sequential diagram, activity diagram, class diagram, dan pemodelan database. Penelitian ini menghasilkan system mobile tracer study yang dapat digunakan suatu perguruan tinggi khususnya AMIK Jakarta Teknologi Cipta Semarang untuk mengetahui persebaran alumni, memantau kebaradaan lulusannya, sehingga dapat menyajikan data persebaran alumni baik yang sudah bekerja atau pun yang belum bekerja dan perusahaan mana saja yang ada alumni suatu perguruan tinggi yang menggunakan system mobile tracer study ini. Kata Kunci : Tracer Study, Alumni, Sistem Mobile Tracking 1. Latar Belakang Alumni merupakan bagian yang tidak dapat terpisahkan dalam sebuah institusi pendidikan khususnya perguruan tinggi. Alumni juga merupakan salah satu aset berharga yang harus dijaga karena mereka mewakili perguruan tinggi di dunia nyata. Keberadaaan alumni pada saat ini menjadi salah satu bagian penilaian akreditasi sebuah lembaga pendidikan. Untuk mengetahui keberadaan para alumni dapat menggunakan metode survey yang sering digunakan atau dengan menggunakan kuesioner yang akan dibagikan ketika mahasiswa lulus atau dengan menggunakan media lain yang dapat digunakan untuk melacak keberadaaan alumni. Studi pelacakan jejak alumni atau survey lulusan (tracer study) telah dijadikan salah satu persyaratan akreditasi perguruan tinggi (Alwi, Hasan, 2007). Tracer study menjadi kian penting perannya karena dapat memberikan berbagai informasi penting untuk pengembangan perguruan tinggi. Selain itu tracer study berperan sebagai alat untuk mengevaluasi relevansi antara pendidikan tinggi dengan dunia kerja, dapat memberi masukan yang berguna bagi dosen dan administrator untuk peningkatan kinerja, serta masukan bagi para orang tua dalam memantau pendidikan anak-anaknya (Alwi, Hasan, 2007) Ada dua kriteria yang dapat dijadikan acuan dalam mengukur tingkat keberhasilan suatu lembaga pendidikan dalam melaksanakan program-programnya, yaitu kriteria internal dan kriteria eksternal. Untuk mengukur kriteria internal melalui keberhasilan peserta didik dalam mengikuti proses pendidikan di lembaga pendidikan. Sedangkan untuk mengukur kriteria eksternal melalui keberhasilan lulusan setelah berada di dunia kerja. (Sukamto,2003) mengistilahkan kedua indikator tersebut dengan nama in-school success, and out-of school success.(Alwi, Hasan, 2007) Keberhasilan internal (In-school success) adalah keberhasilan yang berhubungan dengan proses