Abdi Masyarakat http://ejournal.mandalanursa.org/index.php/PB/issue/archive Terakreditasi Sinta 5 Vol. 4. No. 2 Desember 2022 p-ISSN: 2715-8799 e-ISSN: 2715- 9108 Abdi Masyarakat 2049 Revitalisasi Usaha Tembe Nggoli Masyarakat Desa Kaleo dalam Mewujudkan Ekonomi Kreatif dan Mengentas Kesenjangan Ekonomi Arwan 1 , Nurfidah 2 , Sri Suryaningsih 3 STKIP Harapan Bima 123 Email: daewan186@gmail.com 1 , nurfidah02@gmail.com 2 , suryaningsihsri09@gmail.com 3 Abstrak Permasalahan pokok pada kegiatan pengabdian ini adalah tidak maksimalnya hasil produksi kain tenun tembe nggoli dikarenakan bahan pokok yang mahal sehingga penenun susah mendatkannya. Selain itu, menejemen usaha mitra dan bentuk pemasaran yang dilakukan oleh mita tidak maksimal. Akibatnya harga hasil tenun masyarakat menjadi sangat murah. Kemudian permasalah lebel sebagai ciri khas produk tidak dimiliki oleh penenun dan mitra, sejauh ini lebel masih secara umum lewat swadaya masyarakat yang hanya dikenal dengan kai tenun tembe nggoli. Solusi permasalahan tersebu adalah; pertama, Meningkatkan hasil produksi dengan memberikan atau mengadakan bahan pokok berupa benang untuk menunjang kegiatan aktivitas menenun masyrakat. Dengan demikian jumlah produksi hasil tenun Tembe Nggoli bisa lebih dioptimalkan lagi dan memenuhi kebutuhan pasar; kedua, Mitra berinovasi dan memperluas jejaring usaha untuk memperluas pasar sehingga ada Checks and balances antara penenun dan mitra sebagai bentuk aktivitas usaha yang menguntungkan; ketiga, Mitra sebagai kelompok sasaran mempelajari dan memahami tentang membuat serta memiliki lebel sendiri sebagai ciri khas. Target luaran wajib di dalam kegiatan pengabdian kemitraan masyarakat PKM ini adalah publikasi ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi sinta 1-6, publikasi lewat media massa elektronik online/bisa diakses, vidio pelaksanaan kegiatan akan dibagikan secara online/bisa diakses lewat chanel Youtube, dan tercapainya peningkatan pemberdayaan mitra. Selain itu, untuk luaran tambahannya adalah membuat buku referensi yang ber ISBN. Kegiatan pengabdian kemitraan masyarakat (PKM) direncanakan akan dilaksanakan selama satu tahun kalender penelitian pada tahun 2022. Kata_kunci: Tembe Nggoli, Ekonomi Kreatif PENDAHULUAN 1. Analisis Situasi Tenun merupakan teknik dalam pembuatan kain yang dibuat dengan prinsip yang sederhana, yaitu dengan menggabungkan benang secara memanjang dan melintang. Dengan kata lain bersilangnya benang lungsi dan pakan secara bergantian. Kain tenun biasanya terbuat dari serat kayu, kapas, sutra, dan lainnya (Wikipedia, 2022). Seni tenun berkaitan erat dengan sistem budaya, karena kultur sosial dalam masyarakat yang sangat beragam menjadikan kain tenun diberbagai daerah berbeda-beda. Oleh karena itu, seni tenun dalam masyarakat selalu bersifat khusus atau memiliki ciri khas, dan merupakan bagian dari representasi budaya masyarakat tersebut. Tenun adalah kain khas Indonesia dan merupakan warisan yang sangat berharga. Pada tiap daerah tenun memiliki ciri khas berupa motif yang bervariasi dan tentunya memiliki makna yang berbeda, demikian juga tenun di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang memiliki produksi tenun tradisional seperti Tembe Nggoli dari Bima. Di Bima, sudah tidak asing lagi mendengar dan melihat kain tenun berupa Tembe Nggoli. Namun ternyata, masyarakat