An Naba: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Pendidikan Islam Volume 8, Nomor 1, Tahun 2025 p-ISSN 2087-4642 e-ISSN 2721-1843 https://doi.org/10.51614/hqbzrg87 26 Peran Dinamis Asrama Santri dalam Mendorong Pemerolehan Bahasa Arab: Pendekatan Psiko-Sosiolinguistik 1. Muhammad Fadhil Husein, 2. Muhammad Jafar Shodiq, 3. Lutfi Hidayah 1,2. UIN Sunan Kalijaga-Indonesia, 3. UIN Raden Mas Said-Indonesia 1. 23204022002@student.uin-suka.ac.id 2. muhammad.shodiq@uin-suka.ac.id 3. faslunhayah@gmail.com ABSTRACT This study examines the dynamic role of the boarding school at Pondok Modern Al- Furqon in encouraging Arabic language acquisition through a psycho-sociolinguistic approach. The main issues discussed are how the boarding system supports Arabic language acquisition and the psycho-sociolinguistic factors that influence the students' abilities. This study uses a qualitative method with a descriptive approach, involving observation, in-depth interviews, and analysis of documentation of students' activities. The results of the study indicate that the boarding environment that consistently uses Arabic as the main means of communication contributes significantly to language acquisition. Internal motivational factors, peer support, and the habit of communicating in Arabic are important elements in the acquisition process. In addition, the psycho- sociolinguistic approach highlights the importance of intensive social interaction, especially through informal activities, in accelerating language acquisition. These findings provide new insights into optimizing the boarding environment as an effective means of learning Arabic. Keywords: Arabic Language Acquisitio, psycho-Sociolinguistics,dormitory ABSTRAK Penelitian ini mengkaji peran dinamis asrama santri di Pondok Modern Al-Furqon dalam mendorong pemerolehan bahasa Arab melalui pendekatan psiko-sosiolinguistik. Permasalahan utama yang dibahas adalah bagaimana sistem asrama mendukung akuisisi bahasa Arab serta faktor-faktor psiko-sosiolinguistik yang memengaruhi kemampuan santri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi kegiatan santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan asrama yang konsisten menggunakan bahasa Arab sebagai alat komunikasi utama memberikan kontribusi signifikan terhadap pemerolehan bahasa. Faktor motivasi internal, dukungan teman sebaya, dan pembiasaan berkomunikasi dalam bahasa Arab menjadi elemen penting dalam proses akuisisi. Selain itu, pendekatan psiko-sosiolinguistik menyoroti pentingnya interaksi sosial yang intensif, terutama melalui kegiatan informal, dalam mempercepat pemerolehan bahasa. Temuan ini memberikan wawasan baru mengenai optimalisasi lingkungan asrama sebagai sarana pembelajaran bahasa Arab yang efektif. Kata kunci: Pemerolehan bahasa Arab, psiko-Sosiolinguistik, asrama