P-ISSN 2579-9185 E-ISSN 2656-0852 Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika AL-QALASADI Volume 5, No. 2, Desember 2021, pp. 128-132 128 PERSEPSI GURU SEKOLAH DASAR TERHADAP PENALARAN MATEMATIKA Wahyuni 1 , M. Zaiyar 2 Institut Agama Islam Negeri Langsa, jalan Meurandeh, Langsa 24411, Indonesia Email: ayu.kamar@iainlangsa.ac.id Email: m.zaiyar@iainlangsa.ac.id Abstrak Penalaran bukalah sesuatu yang dapat tumbuh dan berkembang sendiri tanpa adanya sebab. Guru memegang peran penting merancang dan melaksanakan pembelajaran menjadi bermakna dan dapat meningkatkan kemampuan penalaran merupakan tuntutan yang harus dilaksanakan oleh guru. Penelitian ini ingin mendeskripsikan persepsi guru sekolah dasar terhadap kemampuan penalaran matematika yang ingin dikembangkan oleh pemerintah. Penelitian ini merupakan penelitian survei, dengan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 12 orang guru sekolah dasar yang ada di Kota Langsa. Teknik pengumpulan data wawancara. Hasil penelitian menunjukkan persepsi guru sekolah dasar terhadap penalaran matematika siswa dikategorikan dalam tiga kategori yaitu penalaran dianggap sebagai sebuah kemampuan dalam berpikir, penalaran dianggap sebagai kemampuan dalam berkomunikasi, penalaran dianggap sebagai penggunaan argumen secara logis untuk memvalidasi dugaan. Kata Kunci: Persepsi, Guru Sekolah Dasar, Penalaran Matematika. Abstract Reasoning is not something that can grow and develop on its own without any cause. Teachers play an important role in designing and implementing meaningful learning and can improve reasoning abilities which are demands that must be carried out by teachers. This paper wants to describe the perception of elementary school teachers on mathematical reasoning abilities according to government goals. This research is a survey research, with a descriptive qualitative research approach. The subjects consisted of 12 elementary school teachers in Langsa City. Interview data collection techniques. The results showed that elementary school teachers' perceptions of students' mathematical reasoning were categorized into three categories: reasoning was considered as an ability in thinking, reasoning was considered as the ability to communicate, reasoning was considered as the use of logical arguments to validate conjectures. Keywords: Perception, Elementary School Teachers, Mathematical Reasoning. PENDAHULUAN Kemampuaan penalaran seolah menjadi nyawa ketika seseorang ingin menguasai matematika. karena, para peneliti sepakat bahwa penalaran penting untuk dipelajari (Francisco & Maher, 2005; Kuo, Hull, Gupta, & Elby, 2013; Lithner, 2000; Mueller, Yankelewitz, & Maher, 2014; Vale, Widjaja, Herbert, Bragg, & Loong, 2017). Sebagai buktinya mereka memberikan legitimasi untuk solusi matematika, klaim dan bentuk penalaran. Penalaran matematika secara implisit digunakan untuk menunjukkan bahwa alasan yang terjadi adalah kualitas deduktif-logis dengan tingkatan tinggi. Sehingga menjadi hal yang penting bagi siswa untuk memiliki kemampuan membangun dan mempertahankan argument dalam mendukung penyelesaian masalah yang ada (Dawkins & Roh, 2016; Kuo et al., 2013; Mueller et al., 2014; Tall, 2014; Vale et al., 2017). Maka peran guru dalam mengajarkan penalaran dan justifikasi dalam pengetahuan dalam komunitas kelas menjadi penting. Pertanyaan yang muncul adalah, seberapa penting peran guru tersebut dalam mengembangkan penalaran siswa? Penalaran bukalah sesuatu yang dapat tumbuh dan berkebang sendiri tanpa adanya