Peran Kecerdasan Finansial (Margaretha) 131 PERAN KECERDASAN FINANSIAL DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN DAN EKONOMI RAKYAT INDONESIA Farah Margaretha Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti Diterima 8 April 2008, Disetujui 15 April 2008 Abstract : Financial intelligence can be begun by proposes two questions: whatever financial decisions one always being done and why that decision is of important. Two that question gets bearing with financial managing task in term find trick forfinancing activity carries on business or investment, and finds business or investment activity that will result gain for her or firm. Activity first involve active finance (active financial / raising money), and activity second involve passive finance / issues or money expenditure / fund( financing / spending money’s liability). In the context financial intelligence, money or fund terminology equals cash. Keywords : Financial Intelligence, Financial Management, Financial Freedom, Risk, Return, Needs, Wants PENDAHULUAN Dunia di mana kita tinggal ini adalah dunia yang sangat dinamis demikian juga dunia bisnis dan perdagangan adalah dunia yang bergerak secara dinamis juga. Pergerakan ini memang harus terjadi seiring dengan kemajuan zaman. Sekarang ini kita berada di tengah tengah Leap Era (Loncatan Zaman), dimana banyak posisi pekerjaan yang dulu dikerjakan oleh tenaga dan pikiran manusia sekarang telah digantikan oleh tenaga robot dan computer. Leap Era berdampak sangat besar dalam pergeseran ekonomi umumnya dan dunia usaha khususnya. Misalnya, sebuah pabrik assembling mobil yang dulunya memerlukan 70 orang karyawan untuk merakit sebuah mobil, sekarang hanya memerlukan 7 orang saja untuk mengoperasikan robot-robot dalam perakitan mobil tersebut. Bagaimana nasib 63 orang lainnya? Contoh lainnya adalah sebuah perusahaan tekstil yang dulunya memerlukan tenaga administrasi sebanyak 20 orang sekarang mereka hanya memerlukan tiga orang karyawan dengan 3 buah komputer dihadapan mereka Bagaimana nasib 17 orang sisanya? Leap Era ini mengakibatkan golongan pekerja semakin terdesak dan mengakibatkan angka pengangguran juga semakin meningkat tajam. Hal ini terjadi secara global baik di Indonesia maupun di luar negeri, tetapi semua tidak bisa mencegah terjadinya hal tersebut. Kita hanya bisa menyesuaikan diri. Sayangnya tidak semua orang menyadari hal ini, sehingga kemajuan zaman seperti ini menjadi ancaman bagi pekerjaan mereka, khususnya finansial mereka. Banyak orang-orang yang tadinya memiliki pekerjaan yang mapan, secara tiba-tiba kehilangan pekerjaan mereka. Banyak pengusaha-pengusaha skala kecil yang harus gulung tikar. Semua ini terjadi hanya