Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah, dan Pajak Volume. 2 Nomor. 1 Tahun 2025 e-ISSN : 3046-9864, p-ISSN : 3046-9880, Hal. 05-16 DOI: https://doi.org/10.61132/jbep.v2i1.741 Available online at: https://ejournal.areai.or.id/index.php/JBEP Received: November 16, 2024; Revised: November 30,2024; Accepted: December 25,2024; Online Available : December 27, 2024 Implementasi Ekonomi Syariah dalam Administrasi Pembangunan di Indonesia pada Era Transformasi Digitalisasi Hanif Ibrahim 1* , Moh Mukhsin 2 1,2 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia 5554220035@untirta.ac.id 1* , moh.mukhsin@untirta.ac.id 2 Alamat: Jalan Raya Palka No.Km.3, Sindangsari, Kec. Pabuaran, Kota Serang, Banten 42163 Korespondensi penulis: 5554220035@untirta.ac.id Abstract: The implementation of Islamic economics in Indonesia's development administration during the digital era presents a significant opportunity to build a system founded on inclusivity, fairness, and sustainability. Digital transformation plays a pivotal role in optimizing sharia-based financial technologies, empowering community economies, and enhancing resource management efficiency. Technologies such as halal e-commerce, blockchain, and sharia-compliant financial applications extend access to financial services in previously underserved remote areas. However, challenges such as low digital literacy levels and insufficient regulatory frameworks remain obstacles. Collaboration among the government, Islamic financial institutions, businesses, and communities is essential to ensure the effective implementation of this system. By combining sharia principles with technological innovations, Islamic economics holds substantial potential to boost Indonesia's economic competitiveness on a global scale. Keywords: Islamic Economics, Development Administration, Digital Transformation Abstrak: Implementasi ekonomi syariah dalam administrasi pembangunan di Indonesia pada era digital memberikan peluang besar untuk menciptakan sistem yang inklusif, adil, dan berkelanjutan. Transformasi digital berperan penting dalam mendukung optimalisasi teknologi berbasis syariah, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan efisiensi pengelolaan sumber daya pembangunan. Teknologi seperti e-commerce halal, blockchain, dan aplikasi keuangan berbasis syariah membuka akses layanan keuangan ke wilayah terpencil yang sebelumnya sulit dijangkau. Namun, tantangan seperti tingkat literasi digital yang rendah dan kerangka regulasi yang belum memadai masih perlu diatasi. Kerja sama antara pemerintah, lembaga keuangan syariah, pelaku bisnis, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mendukung keberhasilan implementasi ini. Dengan memadukan prinsip syariah dan inovasi digital, ekonomi syariah berpotensi besar untuk meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia secara global. Kata Kunci: Ekonomi Syariah, Administrasi Pembangunan, Transformasi Digital 1. LATAR BELAKANG Kegiatan perekonomian adalah kegiatan yang dilakukan oleh tiap – tiap individu dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan kehidupan yang tidak terbatas. Kegiatan perekonomian sendiri telah dilakukan bahkan sejak jaman kerajaan yang dimulai dengan transaksi menukar barang dengan barang hingga mengalami perubahan menjadi menggunakan uang untuk melakukan transaksi. Seiring perkembangan zaman dan teknologi yang semakin maju, perkembangan perekonomian kian juga mengalami perkembangan. Bahkan kini, alat tranksasi uang dapat berupa digital ataupun berupa kartu sehingga semakin memudahkan kegiatan transaksi. Dengan kemudahan transaksi yang ada, menimbulkan sifat konsumtif masyarakat dan meningkatkan daya beli pada masyarakat di Indonesia. Tentu saja dengan adanya peristiwa