Jurnal Ilmiah Pangan Halal Volume 5 Nomor 1, April 2023 21 IDENTIFIKASI TITIK KRITIS KEHALALAN BAHAN NABATI DAN PRODUK TURUNAN BAHAN NABATI Aji Jumiono 1* , Mardiah 2 , Lia Amalia 2 , Erna Puspasari 2 1 Magister Teknologi Pangan, Universitas Djuanda 2 Halal Science Centre, Universitas Djuanda *Email Korespondensi: ajijumiono@unida.ac.id ABSTRACT Materials derived from plants (vegetable) are basically halal because there is no shari'a argument which specifically mentions the prohibition of the types of materials derived from plants, but if they have been processed using additives or processing aids that are not halal then the status of the product may become non-halal. . This paper uses a review of literature from various main references in the criteria for halal certification and knowledge of materials and processing of plant-based products. Identification of critical points for vegetable ingredients can be analyzed using a decision tree for identifying critical points for halal vegetable ingredients. Products derived from vegetable materials can be contaminated with unclean/unclean materials if there are additional ingredients and processing. The various processed plant food products in this article are complemented by the results of a study identifying their critical points starting from dried plant materials, wheat flour to starch and its derivatives. Vegetable ingredients are doubtful and their halal status needs to be criticized if they have undergone processing and the use of additional ingredients. Keywords: Halal Identification, Halal Critical point, Vegetable and its derivatives ABSTRAK Bahan yang berasal dari tanaman (nabati) pada dasarnya halal karena tidak ada dalil syariat yang menyebutkan secara khusus keharaman jenis bahan yang berasal dari tanaman, namun bila telah diproses dengan menggunakan bahan tambahan maupun bahan penolong proses yang tidak halal maka status produknya dapat menjadi tidak halal. Tulisan ini menggunakan literatur review dari berbagai rujukan utama dalam kriteria sertifikasi halal dan pengetahuan tentang bahan dan proses pengolahan produk yang berasal dari tanaman (plant base products). Identifikasi titik kritis bahan nabati dapat dapat dianalisis menggunakan pohon keputusan identifikasi titik kritis kehalalan bahan nabati. Produk yang berasal dari bahan nabati dapat terkontaminasi bahan haram/najis jika terdapat bahan tambahan dan proses pengolahan. Berbagai produk olahan pangan nabati pada artikel ini dilengkapi dengan hasil kajian identifikasi titik kritisnya mulai dari bahan tanaman yang dikeringkan (dried products), tepung terigu hingga pati dan turunannya. Bahan nabati menjadi syubhat dan perlu dikritisi status kehalalannya jika telah mengalami proses pengolahan dan penggunaan bahan tambahan. Kata kunci: Identifikasi Halal, Titik Kritis Kehalalan, Bahan Nabati, Produk Turunan Nabati Source: https://ojs.unida.ac.id/JIPH/article/view/9998 Citations : Jumiono, A., Mardiah, Amalia, L., & Puspasari, E. (2023). Identifikasi Titik Kritis Kehalalan Bahan Nabati Dan Produk Turunan Bahan Nabati. Jurnal Ilmiah Pangan Halal, 5(1), 21–29. https://doi.org/10.30997/jiph.v5i1.9998