Jom FTEKNIK Volume 4 No. 2 Oktober 2017 1 PERANCANGAN FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS RIAU DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEKSTUAL Vini Asfarilla 1) , Yohannes Firzal 2) , Pedia Aldy 3) 1) Mahasiswa Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau 2) 3) Dosen Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Riau Kampus Binawidya Jl. HR. Soebrantas KM 12.5 Pekanbaru Kode Pos 28293 email: asfarillavini@gmail.com ABSTRACT Oral and dental health are not very much paid attention to as most people failed to realize the importance of them. Increasing need for dental health institutions can be regarded as an indication of raise public awareness of dental and oral health conditions. Therefore, it needs qualified human resources in order to provide optimal the health services. Faculty of Dentistry of University of Riau which is offered is coresponding with aplication of Contextual Architecture approach, that is a building should have connection with surroundings and keep preserving the environment characteristic. Through the Architecture theme, the concept of Harmony Collaboration is defined as a collaboration between dental functions and the principle of Harmonic Contextual. The concept is applied to site pattern, mass formation, and facade. The site designed pattern is based on teeth formation, the mass of building is based on the principle of the harmonious to the surrounding buildings. The building facade designed is based on the form of teeth pattern. Keywords: Dental, Faculty of Dentistry, Contextual Architecture, Harmony Collaboration 1. PENDAHULUAN A.1 Latar Belakang Peningkatan pertumbuhan ekonomi penduduk seiring dengan tuntutan kesehatan seperti kesehatan gigi dan mulut yang merupakan bagian dari kesehatan tubuh yang tidak dapat dipisahkan karena akan mempengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Selain untuk fungsi kesehatan, perawatan gigi dan mulut juga ditujukan untuk fungsi estetika (dental cosmetic). Hal ini menunjukan bahwa kebutuhan terhadap pelayanan kesehatan gigi dan mulut dapat digunakan sebagai indikasi untuk meningkatkan perhatian masyarakat terhadap kondisi kesehatan gigi dan mulut. Peningkatan layanan kesehatan gigi dan mulut menuntut adanya sumber daya manusia yang berkualitas seperti dokter gigi. Dokter gigi berperan dalam memberikan pelayanan kesehatan gigi kepada masyarakat dengan tujuan meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal (UU No. 23/1992 Pasal 3). Oleh karena itu sumber daya manusia di bidang kesehatan gigi dan mulut perlu ditingkatkan. Universitas Riau di Pekanbaru memiliki visi dan misi menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang bermutu untuk menghasilkan lulusan dengan kompetensi tinggi dan menciptakan tenaga ahli yang handal sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Untuk saat ini Universitas Riau memiliki 9 Fakultas dengan berbagai jurusan dan program studi (Prodi). Fakultas tersebut ialah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Fakultas Pertanian, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Hukum, dan Fakultas Kedokteran. Fakultas Kedokteran memiliki akreditasi B yang berarti fakultas ini telah mengeluarkan lulusan yang mampu bersaing dengan lulusan dari universitas lain. Fakultas kedokteran terus melakukan pengembangan, salah