PENDIDIKAN ANAK USIA DINI:LITERASI DAN PEMBIASAAN MENABUNG DI RA NURUTH-THOYYIBAH Muhammad Rizqi Lanang Pamungkas 501220105 Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Abstrak Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan periode penting dalam membentuk karakter sekaligus kecerdasan anak. Literasi dan kebiasaan menabung termasuk aspek krusial pendidikan karakter yang sebaiknya ditanamkan sejak kecil. RA Nuruth-Thoyyibah sebagai lembaga PAUD Islam menerapkan kegiatan literasi sekaligus latihan menabung dalam aktivitas belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama 45 hari di RA Nuruth-Thoyyibah, Kecamatan Pall Merah, Muaro Jambi. Responden penelitian mencakup kepala sekolah, guru, peserta didik, dan orang tua. Data dikumpulkan lewat observasi partisipatif, wawancara informal, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan triangulasi teknik. Program literasi dijalankan melalui kegiatan mendongeng, pojok baca, big book, kartu huruf, dan permainan edukatif. Hasil pengamatan memperlihatkan meningkatnya minat, kemampuan mendengar, membaca, dan bercerita anak. Sementara pembiasaan menabung dilakukan melalui celengan dan bank mini KKN, yang mendorong anak lebih disiplin, hemat, dan bangga melihat tabungan mereka. Selain itu, lomba kemerdekaan seperti makan kerupuk, isi air botol, dan lomba karet turut menanamkan nasionalisme, keberanian, sportivitas, dan kerja sama. Program KKN ini terbukti efektif menumbuhkan literasi, kedisiplinan, sikap hemat, dan rasa cinta tanah air. Diperlukan kesinambungan program melalui kolaborasi sekolah, orang tua, serta mahasiswa KKN berikutnya. Kata Kunci: Pendidikan Anak Usia Dini, Literasi, Menabung Pendahuluan Pendidikan anak usia dini adalah tahap krusial dalam perkembangan kognitif, bahasa, sosial emosional, hingga moral anak. Masa keemasan (0–6 tahun) menjadi periode yang menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Lembaga Raudhatul Athfal (RA) hadir sebagai PAUD berbasis Islam yang mengintegrasikan pelajaran akademik, nilai moral, dan keterampilan hidup. Kemampuan literasi merupakan fondasi berpikir kritis dan komunikasi. Literasi bukan hanya sekadar membaca dan menulis, melainkan juga memahami informasi, berinteraksi, dan menumbuhkan minat belajar seumur hidup. Anak yang sejak dini terbiasa dengan literasi akan lebih siap memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Di sisi lain, pembentukan kebiasaan positif seperti menabung juga sangat penting.