SNISTEK 5 | 15 September 2023 ISBN XXX-XXXX-XXXX-X-XXX 163 ISBN 978-602-52829-8-0 15 September 2023 Pembinaan Penggunaan Aplikasi Permodelan dan Simulasi Pada UMKM Handcarft Untuk Meningkatkan Produktifitas Citra Indah Asmarawati a,* , Elva Susanti b , Tukino c , Bahariandi Aji Prasetyo d , Elsya Tarigan Paskaria Loyda Tarigan e , Anggia Arista f a,b,c,d,e,f Universitas Putera Batam, Batam *citra.indah@puterabatam.ac.id, elvasusanti89@gmail.com, tukino@puterabatam.ac.id, bahariandi@puterabatam.ac.id, elsya.paskaria@puterabatam.ac.id, anggia.arista@puterabatam.ac.id Abstract Batam City has a strategic geographical location close to several developed and developing countries. In the current era of information technology, it is hoped that business actors, especially micro, small and medium enterprises (MSMEs) can utilize digital media to market both new and old products to ensure business continuity. The sustainability of SMEs is important because the SME sector is the largest producer of GDP and employment. The simulation approach begins with the creation of a realistic system model. A model must be able to show how the various components in a system interact to truly describe the behavior of the system. After the model is created, it is converted into a computer program so that it can be simulated. During the mentoring period, the service team continued to monitor and evaluate the development of Handcraft MSMEs. They provide useful feedback and suggestions to improve the use of modeling and simulation applications and the productivity of MSMEs. Apart from that, the service team also helps in overcoming technical obstacles or problems that may arise during application implementation. The results of the evaluation are used as a basis for compiling recommendations and guidelines for the use of modeling and simulation applications in MSME Handcraft more broadly. Keywords : Handcraft, Business, Simulation. Abstrak (Arial, 10, Bold) Kota Batam memiliki letak geografis yang strategis berdekatan dengan beberapa negara maju dan berkembang. Di era teknologi informasi saat ini, diharapkan para pelaku usaha khususnya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dapat memanfaatkan media digital untuk memasarkan produk baik baru maupun lama guna menjamin kelangsungan usaha. Keberlanjutan UKM menjadi penting karena sektor UKM merupakan penghasil PDB dan penyerapan tenaga kerja terbesar. Pendekatan simulasi dimulai dengan pembuatan model sistem yang realistis. Suatu model harus dapat menunjukkan bagaimana berbagai komponen dalam suatu sistem berinteraksi untuk benar-benar menggambarkan perilaku sistem tersebut. Setelah model dibuat, model tersebut diubah menjadi program komputer agar dapat disimulasikan. Selama periode pendampingan, tim pengabdian terus memantau dan mengevaluasi perkembangan UMKM Handcraft. Mereka memberikan umpan balik dan saran yang berguna untuk meningkatkan penggunaan aplikasi permodelan dan simulasi serta produktivitas UMKM. Selain itu, tim pengabdian juga membantu dalam mengatasi hambatan teknis atau masalah yang mungkin muncul selama implementasi aplikasi. Hasil evaluasi digunakan sebagai dasar untuk menyusun rekomendasi dan panduan penggunaan aplikasi permodelan dan simulasi pada UMKM Handcraft secara lebih luas. Kata Kunci (Arial, 9, Bold): Handcraft, Bisnis, Sumulasi 1. Pendahuluan Batam merupakan salah satu kota di provinsi Riau yang sebagian besar tanahnya tidak dapat dijadikan lahan pertanian(Lubis & Andayani, 2018). Kota Batam memiliki letak geografis yang strategis berdekatan dengan beberapa negara maju dan berkembang. Pemerintah berusaha semaksimal mungkin untuk dapat meningkatkan perekonomian di kota Batam dengan membuat regulasi pendukung agar Batam dapat disebut sebagai kota industri (Aldo et al., 2022). Situasi yang kondusif di kota Batam telah menarik minat investor dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Batam dan sekitarnya. Kota Batam telah membuktikan kekuatannya sebagai kota industri. Pada tahun 2021, Batam memberikan kontribusi sejumlah 63,97% terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Kepulauan Riau. Peningkatan penjualan di Batam ditopang dengan peningkatan nilai ekspor yang berhasil