Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol.6, No.1, Juni 2021, pp. 23-29 23 ISSN 2442-8051 (Print) https://candrajiwa.psikologi.fk.uns.ac.id/ Hubungan antara Budaya Organisasi Dengan Loyalitas Karyawan di Rumah Sakit Islam Surakarta Nur Rahman Aji Wicaksono 1 , Bagus Wicaksono 2 , Pratista Arya Satwika 3 Program Studi Psikologi,Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret Surakarta nrawicaksono@gmail.com 1 , baguswiuns@gmail.com 3 , pratista_arsat@yahoo.com 3 Abstract. One of aspects that need more attention while operating a hospital is employee, because they directly serve the patient. Those services will be converted as an appraisal by the patient to hospital. These employee’s important role makes the organization have to keep their employees loyalty so the employee can stay and feel comfort while working. RSIS fall of conflict within YARSIS with YWRSIS which cause RSIS closed for 8 month. But after that, YARSIS carry the conflict and RSIS re-opened. 90% of employees (371 people) back to work after being off for few months. This research aim to find out the relationship between organizational culture with employee’s loyalty in Surakarta Islamic Hospital. This study using random sampling technique with 161 participants. The instruments used in this study are organizational culture scale using aspect from Denison and Mishra (1995) (Cronbach’s Alpha r=0,867) and loyalty scale using aspect from Guillon and Cezanne (2014) (Cronbach’s Alpha r=0,871). Based on the result of the data analysis using product moment Pearson correlation shows result of r=0,14 and p=0,077, conclude that there is no relation between organizational culture with employee’s loyalty. Keywords: Organizational culture, loyalty. Abstrak. Salah satu aspek penting dalam beroperasinya sebuah rumah sakit adalah karyawan, dikarenakan karyawan berhubungan secara langsung dengan pasien.Pemberian layanan dari karyawan pada pasien inilah yang nantinya memberikan penilaian terhadap rumah sakit.Pentingnya peran karyawan membuat organisasi harus menjaga loyalitas karyawan agar tetap bertahan dan nyaman dalam bekerja.RSIS mengalami konflik antara YARSIS dengan YWRSIS yang menyebabkan RSIS tutup selama 8 bulan.Namun setelah itu YARSIS memenangkan konflik dan RSIS kembali dibuka. 90% karyawan (371 orang) kembali bekerja di RSIS setelah sekian lama dirumahkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara budaya organisasi dengan loyalitas karyawan di Rumah Sakit Islam Surakarta.Populasi pada penelitian ini merupakan karyawan lama yang kembali bekerja sebanyak 285 orang.Penelitian ini menggunakan teknik random sampling dengan jumlah subjek sebanyak 161 orang. Alat ukur penelitian ini menggunakan skala budaya organisasi dengan aspek dari Denison dan Mishra (1995) (Cronbach’s Alpha r=0,867) dan skala loyalitas dengan aspek dari Guillon dan Cezanne (2014) (Cronbach’s Alpha r=0,871). Berdasarkan hasil analisis data menggunakan korelasi Product Moment Pearson menunjukkan hasil r=0,14 dan p=0,077, sehingga dinyatakan bahwa tidak ada hubungan antara budaya organisasi dengan loyalitas karyawan. Kata kunci: Budaya organisasi, loyalitas.