Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain Volume 2 Nomor 5, September 2025 e-ISSN : 3032-1670; p-ISSN : 3032-2456; Hal 01-14 DOI: https://doi.org/10.62383/abstrak.v2i5.903 Available Online at: https://journal.asdkvi.or.id/index.php/Abstrak Naskah Masuk: Juli 11, 2025; Revisi: Juli 21, 2025; Diterima: Agustus 19, 2025; Tersedia: Agustus 27, 2024; Terbit: Agustus 27, 2025; Analisis Transformasi Komik “Attack On Titan” Menjadi Animasi Berdasarkan Alur Cerita, Karakter, dan Gaya Visual Eloena Ketsiya Maria Ligouri * , Ahmad Fuad Fakultas Desain dan Industri Kreatif, Universitas Esa Unggul, Jl. Arjuna Utara No. 9 Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Indonesia, 11530 *Penulis Korespondesi: eloenaketsiya@student.esaunggul.ac.id Abstract. Attack on Titan, a popular manga by Hajime Isayama, was successfully adapted into an animated series—a transformation from print to an audio-visual medium that significantly expanded its global reach and cultural impact. Utilizing a qualitative descriptive method, this study analyzes how the adaptation created a new experience by leveraging motion, camera angles, color grading, music, sound effects, and voice acting to build tension and emotion. Drawing on data from observation, literature reviews, and studio interviews, the research examines the creative process of the production team, with a particular focus on the animation team's role in transforming the comic's story into animation. The findings indicate that this adaptation successfully made the Attack on Titan story and its characters more vibrant, powerful, and emotional. Keywords: Attack on Titan; Animated Adaptation; Manga to Animation; Storyline; Visual Style Abstrak. Attack on Titan merupakan salah satu manga terpopuler karya Hajime Isayama yang sukses diadaptasi menjadi serial animasi. Transformasi dari media cetak ke media audio-visual berperan penting dalam memperluas jangkauan audiens dan memperdalam dampak budaya karya ini, baik di Jepang maupun secara global. Dalam studi ini, penulis melakukan analisa melalui alur cerita, gaya visual, gambar karakter khas manga yang diubah melalui animasi. Adaptasi menghadirkan pengalaman baru dengan memanfaatkan gerakan, pengaturan sudut kamera, tata warna, musik, efek suara, dan pengisi suara untuk membangun ketegangan dan emosi. Penelitian ini mengadopsi metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, studi pustaka, dan transkrip wawancara dari sumber resmi studio animasi Attack on Titan. Kami melakukan analisis untuk meninjau proses kreatif tim produksi, khususnya dalam hal bagaimana mereka mengubah cerita komik menjadi animasi. Fokus utama dari analisis ini adalah peran yang dimainkan oleh tim animasi. Penelitian ini menemukan bahwa adaptasi Attack on Titan dari komik ke animasi mampu menghadirkan cerita dan karakter secara lebih hidup, kuat, dan emosional. Kata Kunci: Attack on Titan; Adaptasi Animasi; Manga ke Animasi; Alur Cerita; Gaya Visual 1. PENDAHULUAN Sudah menjadi rahasia umum bahwa sebagian besar film animasi Jepang, atau yang dikenal sebagai anime, merupakan hasil adaptasi dari komik atau manga. Fenomena ini telah lama menjadi bagian integral dari industri kreatif Jepang dan berhasil menarik perhatian penonton dari berbagai belahan dunia. Adaptasi dari manga ke anime tidak hanya sebatas perubahan media, tetapi juga menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas jangkauan cerita dan memperkenalkan budaya populer Jepang ke audiens global. Salah satu contoh adaptasi yang sangat sukses dan populer adalah Attack on Titan, yang berhasil mencuri perhatian penggemar anime maupun pembaca manga di seluruh dunia. Komik Attack on Titan atau Shingeki no Kyojin merupakan karya Hajime Isayama yang mulai diterbitkan pada tahun 2009. Karya ini dengan cepat mendapatkan popularitas berkat jalan cerita yang unik, penuh intrik politik, serta konflik psikologis yang kompleks. Adaptasi