Jurnal Teknologi Pertambangan Volume 9 Nomor 1, Juli 2023 82 Kajian Teknis Produksi Alat Gali Muat Dan Alat Angkut Pada Kegiatan Pengupasan Overburden Di Pit Blok 4 Pt Inti Bara Perdana, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu Sabrina 1a , Ketut Gunawan 1 , Barlian Dwinagara 1 , Inmarlinianto 1 , Kristanto Jiwo Saputro 1 1 Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Mineral, UPN “Veteran” Yogyakarta, Jl. SWK 104 (Lingkar Utara), Yogyakarta 55283 Indonesia a email: saberinau@gmail.com ABSTRACT PT Inti Bara Perdana (PT IBP) is one of the coal mining companies located in Taba Penanjung District, Bengkulu Tengah Regency, Bengkulu Province. This study aims to evaluate the production value of mechanical equipment used in the overburden stripping at Pit Block 4 of PT IBP's coal mine. The production target of 766,800 cubic meters per month, set in January 2023, was not achieved by three Caterpillar 395 excavator units, which are the company's largest units. The research methodology employed includes literature review, collection of primary and secondary data through field observations, and data processing and analysis to identify solutions to the existing problems. The research findings indicate that the production value of the loading equipment and haulage equipment in the overburden stripping only reached 70% and 69% of the set targets, respectively. To improve the equipment's production, several improvement efforts were implemented. Firstly, front mining improvements were carried out, along with the application of the double back-up loading method. Additionally, the amount of load capacity was increased for the haulage equipment in Fleet 2 and Fleet 3. Furthermore, the width of the haulage road was improved to enhance the equipment's travel time, and a rimpull simulation was employed to obtain new travel time values. After the implementation of these improvement efforts, the theoretical production results showed an increase. The production value of the loading equipment reached 767.741,20 BCM/month, while the haulage equipment achieved 775.106,35 BCM/month. The percentage of production achievement after the improvements reached 101% and 100% of the set production targets, respectively. This study provides recommendations for improvement regarding the factors that hindered the achievement of the production targets. The research outcomes can be utilized by PT IBP to enhance the equipment's production value in each mining fleet, achieve the set production targets, and overcome the encountered issues. Keywords: Mechanical equipment production, production targets, rimpull simulation. ABSTRAK PT Inti Bara Perdana (PT IBP) merupakan salah satu perusahaan pertambangan dengan komoditas batubara yang berada di Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi nilai produksi alat mekanis yang digunakan dalam pengupasan lapisan tanah penutup di tambang batubara Pit Blok 4 PT IBP. Target produksi sebesar 766.800 BCM/bulan yang ditetapkan pada bulan Januari 2023 tidak tercapai pada tiga unit excavator Caterpillar 395, yang merupakan unit terbesar perusahaan. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, pengambilan data primer dan sekunder melalui observasi lapangan, serta pengolahan dan analisis data untuk menemukan solusi terhadap masalah yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai produksi alat gali muat dan alat angkut pada pengupasan overburden hanya mencapai 70% dan 69% dari target yang ditetapkan. Untuk meningkatkan produksi alat, dilakukan beberapa upaya perbaikan. Pertama, dilakukan perbaikan front penambangan dan menerapkan metode pemuatan double back-up loading. Selain itu, dilakukan penambahan jumlah curah pemuatan alat angkut pada fleet 2 dan fleet 3. Selanjutnya, dilakukan perbaikan lebar jalan angkut untuk meningkatkan waktu edar alat angkut, serta menggunakan simulasi rimpull untuk memperoleh nilai travel time baru. Setelah implementasi upaya perbaikan tersebut, hasil produksi secara teoritis mengalami peningkatan. Nilai produksi alat gali muat meningkat menjadi 775.106,35 BCM/bulan, sementara nilai produksi alat angkut meningkat menjadi 767.741,20 BCM/bulan. Persentase pencapaian produksi setelah perbaikan mencapai 101% dan 100% dari target produksi yang ditetapkan. Penelitian ini memberikan rekomendasi perbaikan terhadap faktor-faktor yang menyebabkan ketidakcapaian target produksi. Hasil penelitian ini dapat digunakan oleh PT IBP untuk meningkatkan nilai produksi alat pada setiap fleet penambangan, mencapai target produksi yang ditetapkan, dan mengatasi masalah yang dihadapi. Kata kunci: Produksi alat mekanis, target produksi, simulasi rimpull