Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol 9 No 1 Juni 2023, 33-41
http://dx.doi.org/10.30656/intech.v9i1.5619 33
Analisis Pengaruh Beban Kerja terhadap Tingkat
Kelelahan Pekerja Industri Rumah Tangga Keripik Tempe
Irvan Maulana
1
, Wahyu Widhiarso
2
*, Grita Supriyanto Dewi
1
1
Program Studi Teknik Industri, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta, Jl. Ringroad Barat, Kabupaten Sleman, Daerah
Istimewa Yogyakarta, 55293, Indonesia
2
Program Studi Teknik Industri, Universitas Setia Budi, Jl. Letjen Sutoyo, Mojosongo, Kota Surakarta, JawaTengah, 57127,
Indonesia
INFORMASI ARTIKEL ABSTRAK
Sejarah Artikel:
Artikel Masuk: 02 November 2022
Artikel direvisi: 31 Desember 2022
Artikel diterima: 29 Januari 2023
Industri Rumah Tangga Wijaya Kusuma merupakan industri kecil yang
bergerak di bidang makanan kecil dengan memproduksi keripik tempe. Secara
keseluruhan dalam proses produksi keripik tempe masih menggunakan tenaga
manusia yang mengandalkan kinerja tangan dengan pergerakan yang ber-
ulang-ulang sehingga mengakibatkan terjadinya keluhan pasca kerja. Postur
kerja dengan kepala yang menunduk dalam posisi duduk yang membungkuk
menimbulkan keluhan atau gejala pasca kerja, seperti sakit dibagian leher,
bahu, punggung dan tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur beban
kerja dan tingkat kelelahan yang diterima pekerja serta mengetahui hubungan
diantara keduanya. Metode yang digunakan adalah %CVL untuk mengklas-
ifikasikan beban kerja melalui denyut nadi pekerja dan kuesioner SSRT untuk
mengukur tingkat kelelahan pekerja melalui penilaian subjektif. Pengukuran
beban kerja dan tingkat kelelahan dilakukan pada 10 responden. Berdasarkan
perhitungan didapatkan beban kerja dengan kategori tidak terjadi kelelahan
adalah 6 orang dan pekerja dengan kategori dianjurkan perbaikan tidak
mendesak adalah 4 orang. Tingkat kelelahan yang dialami 10 orang pekerja
termasuk kelelahan kerja sedang. Dari uji Pearson Correlations diperoleh nilai
correlation coefficient sebesar 0,732 yang menunjukkan ada hubungan kuat
beban kerja dengan tingkat kelelahan pekerja Industri Rumah Tangga Keripik
Tempe.
Kata kunci
%CVL
Beban Kerja
Pearson Correlations
SSRT
Tingkat Kelelahan Kerja
ABSTRACT
Keywords
%CVL
Workload
Pearson Correlations
SSRT
Work Fatigue Level
The Home Industry of Wijaya Kusuma is a small snack industry that produces
tempeh chips. Overall, the production process of tempeh chips still uses human
labor, which relies on the performance of the hands with repetitive movements,
which results in post-work complaints. Work posture with head down in a
hunched sitting position causes complaints or post-work symptoms, such as
neck, shoulders, back and hands pain. This study aims to measure workers'
workload and fatigue levels and determine the relationship between both. The
method used is the %CVL to classify workload through the worker's pulse and
the SSRT questionnaire to measure worker fatigue. Measurement of workload
and fatigue level was carried out on ten respondents. Based on the calcu-
lations, it was found that the physical workload in the category of no fatigue
was six people and workers in the class recommended for non-urgent repairs
were four people. The level of fatigue experienced by ten workers is moderate.
The Pearson Correlations test obtained a correlation coefficient value of 0.732,
indicating a strong relationship between workload and the fatigue level in the
Home Industry of Tempeh Chip's workers.
* Penulis Korespondensi
Wahyu Widhiarso
E-mail: widhiarso86@gmail.com
This is an open-access article under the CC–BY-SA license.
© 2023. Some rights reserved
Available online at: http://e-jurnal.lppmunsera.org/index.php/INTECH
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya
ISSN (Print) 2407-781X ISSN (Online) 2655-2655