Momentum, Vol. 7, No. 1, April 2011 : 18-23 18 Bambang Pratowo dan Kunarto Staf Pengajar Jurusan Teknik Mesin, Faultas Teknik UBL Bandar Lampung PENINGKATAN KEKERASAN DAN KETAHANAN AUS PERMUKAAN BESI COR KELABU MELALUI PROSES BORONISASI The surface hardening process is one of the high temperature treatment precess wich is applied only on the surface of the object of the treatment so that it result an object with superficial hardness without changing the interior matrix shape of the object. The materials used in this reseach are perlitics gray cast iron and low carbon steel wich are easily available an yhe market to increase the hardness and resistance of the surface of the object througt borodisation. As the diffusion material, boron, wich was derived from ferro boron powder was used. The experiment was conducted by veryng temperature of 800 o C and 875 o C, wich the resisting periods of 1 hour, 3 hours, 5 hours. From this experiment, it was expected that there was an increase in hardness and reistance of the object surface without changing its interior matrix shape. After conducting the experiment and some test namely metallography test, hardness test, and resistence test, it showed that there was diffusion process on the surface of the object. Having been compared with the sample before the treatment, it can be seen : Based on the result of the metallgraphy test there is change in the exterior shape of the sample, but a constant interior matrix shape of it. Based on the hardness test, there is an increase on hardness, maximally on the sample caded BCK-5/875 the rate of 1080 HV. Kata kunci : Kekerasan, Aus, Permukaan, Besi Cor, Boronisasi I. PENDAHULUAN Salah satu dari klasifikasi besi adalah besi cor kelabu (gray cost iron). Dan berdasarkan struktur matriksnya, besi ini dapat dibedakan menjadi dua bagian yaitu besi cor kelabu perlitik dan besi cor feritik. Sedangkan salah satu klasifikasi baja yang paling banyak digunakan adalah baja karbon rendah ( low carbon steel) Besi cor kelabu perlitik (perlitic gray cast iron), mempunyai keunggulan seperti : 1. Kekuatan yang cukup tinggi untuk menahan tekanan, sebanding dengan kekuatan baja. 2. Mudah dikerjakan dengan pemesinan (machinability) 3. Kemampuan meredam getaran yang baik walaupun lebih rendah dari besi cor bergrafik bulat (moduler cast iron). Namun disamping itu keterbatasan / kekurangan dari material tersebut antara lain adalah : 1. Nilai kekerasannya relatif rendah 2. Ketahanan ausnya rendah 3. Tidak tahan terhadap serangan korosi 4. Mudah teroksidasi dan terjadi dekomposisi fasa perlit pada suhu tinggi Proses pengerasan permukaan (surface hardening) adalah merupakan salah satu proses perlakuan panas dimana proses pengerasan yang dilakukan hanya pada permukaan benda kerja saja, sehingga diperoleh material yang memiliki kekerasan yang lebih tinggi dari kekerasan bahan awalnya tanpa terjadi perubahan fasa pada struktur matriknya. Proses pengerasan permukaan ini dapat dikelompokan dalam dua cara, yaitu : 1. Proses yang dilakukan tanpa merubah komposisi kimia yang disebut dengan perlakuan panas termal (thermal treatment), misalnya : flame hardening, induction hardening. 2. Proses yang dilakukan dengan merubah komposisi kimia yang disebut dengan perlakuan panas termokimia (thermochemical treatment), misalnya karburisasi,nitridasi,karbonitridasi, nitrokarbursasi, dan banyak lagi. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis baja karbon rendah dan besi cor kelabu perlitik. Proses perlakuan panas menggunakan metode perlakuan panas termokimia (thermochemical treatment), yaitu dengan menambahkan unsur boron (B) melalui mekanisme difusi kepermukaan benda kerja.