Jurnal Gema Ngabdi Available online http:// gemangabdi.unram.ac.id p-ISSN : 2656-6516, e-ISSN : 2656-8098 Vol. 3 No.3 pp:201-206 November 2021 DOI: https://doi.org/10.29303/jgn.v3i3.160 Investigasi Tingkat Kerawanan Gedung Dalam Rangka Implementasi Mitigasi Gempa Bumi di Fakultas Teknik Universitas Mataram Teti Zubaidah 1,2* , Rosmaliati 1,2 , Cipta Ramadhani 1,2 , Dwi Ratnasari 1,2 , Made Sutha Yadnya 1,2 , Bulkis Kanata 1,2 , Paniran 1,2 , Abdullah Zainuddin 1,2 , Kenya Damayanti Priyatna 1,2 1 PUI Geomagnetik Universitas Mataram, Mataram, Indonesia. 2 Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Mataram, Mataram, Indonesia. Article history Received: 08-11-2021 Revised: 17-11-2021 Accepted: 24-11-2021 *Corresponding Author: Teti Zubaidah PUI Geomagnetik Unram, Jl. Majapahit No. 62, Mataram, Lombok-Nusa Tenggara Barat, Indonesia Email: tetizubaidah@unram.ac.id Abstract: After the 2018 Lombok Earthquake, buildings at the Faculty of Engineering, University of Mataram (FT Unram) were severely damaged and there was no comprehensive treatment. Facilities for earthquake mitigation are still minimal and if available they are not designed and placed properly. Some parts of the building have been renovated but appear unfinished, while there were new constructions that have not been investigated regarding their suitability with earthquake mitigation. Anticipating re-occurrence of a major earthquake in Lombok, it is very necessary to implement earthquake mitigation at FT Unram. In this paper, results of vulnerability investigation of each building will be presented including number, type, and level of damages as well as their locations and detailed documentation of each point of damages in form of pictures and photos/videos. Through this activity vulnerabilities of each building can be identified comprehensively, so that appropriate treatments can be carried out, and the safest evacuation route can be planned as well. Keywords: Mitigation; Earthquake; Lombok Earthquake; Vulnerability Abtrak: Pasca Gempa Lombok 2018, gedung-gedung di Fakultas Teknik Universitas Mataram (FT Unram) mengalami kerusakan cukup parah dan belum ada penanganan yang komprehensif. Fasilitas penunjang mitigasi gempa masih sangat minim dan jikalaupun ada tidak didesain dan ditempatkan dengan baik. Beberapa bagian bangunan telah direnovasi namun tampak belum tuntas, sementara ada pula konstruksi bangunan baru yang belum dikaji secara detail mengenai tingkat kesesuaian terhadap mitigasi gempa. Mengantisipasi terjadinya kembali gempa besar di wilayah Lombok, sangat perlu dilakukan kegiatan implementasi mitigasi gempa Bumi di FT Unram. Dalam tulisan ini akan dipaparkan hasil-hasil investigasi kerawanan setiap gedung berupa jumlah, jenis dan tingkat kerusakan serta lokasi dan dokumentasi detail setiap titik kerusakan dalam bentuk gambar dan foto/video. Dari kegiatan ini diharapkan bahwa kerawanan di setiap gedung dapat teridentifikasi secara menyeluruh, sehingga dapat dilakukan penanganan yang tepat, serta perencanaan jalur evakuasi yang paling aman. Kata Kunci: : Mitigasi; Gempa Bumi; Gempa Lombok; Kerawanan PENDAHULUAN Fakultas Teknik Universitas Mataram (FT Unram), saat ini memiliki 5 (lima) program studi, yakni Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Informatika dan Teknik Arsitektur, dengan jumlah mahasiswa aktif lebih dari 3000. Kegiatan belajar mengajar dan administrasi dilakukan pada