Jurnal Muara Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2023) E-ISSN 2621-0703 https://doi.org/10.52060/mp.v8i2.1353 P-ISSN 2528-6250 309 | https://ejournal.ummuba.ac.id/index.php/mp PENGARUH DISIPLIN KERJA, KOMPENSASI, MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI Mutia Reni 1 , Ria Ariany 2 , Roni Ekha Putera 3 Jurusan Magister Administrasi Publik, Universitas Andalas Email: mutiareni32@gmail.com 1 , riaariany@soc.unand.ac.id 2 ,roniekhaputera@soc.unand.ac.id 3 ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisa bagaimana pengaruh disiplin kerja, kompensasi dan motivasi terhadap produktivitas kerja pegawai di SMKN 4 Padang baik secara parsial maupun secara simultan. Penelitian ini merupakan bentuk penelitian asosiatif yang memiliki bentuk hubungan variabel yaitu hubungan kausal. Sedangkan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan menggunakan angket/kuisioner dan analisis data menggunakan regresi linear berganda serta pengolahan data menggunakan SPSS Versi 25. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa jika dilihat pada uji parsial disiplin kerja terhadap produktivitas kerja memberikan nilai signifikan sebesar 0,000<0,05 dengan nilai B sebesar 0,289 yang berarti bahwa H a diterima dan Ho ditolak. Pada variabel kompensasi nilai signifikan sebesar 0,075>0,05 dengan nilai B sebesar 0,046 nilai signifikan lebih besar 0,05 berarti tidak terdapat hubungan kompensasi terhadap produktivitas kerja dan disimpulkan Ha ditolak dan Ho diterima. Motivasi nilai signifikan 0,000<0,05 dengan besaran kotribusi 0,661 yang berarti Ha ditermia dan Ho di tolak. Jika dilakukan uji secara simultan nilai signifikan pengaruh disiplin kerja, kompensasi dan motivasi terhadap pruduktivitas kerja sebesar 0,000 < 0,05 dengan nilai B 0,505 yang berarti bawah terdapat pengaruh signifikan dengan Ho di tolak dan Ha di terima dengan nilai kontribusi sebesar 50,5%. Kata Kunci : Disiplin kerja, Kompensasi, Motivasi, Produktivitas Pegawai ABSTRACT The purpose of this study is to test and analyze how the influence of work discipline, compensation and motivation on employee productivity at SMKN 4 Padang both partially and simultaneously. This research is a form of associative research that has a form of variable relationship, namely causal relationships. While the approach used in this study is a quantitative approach. Collection techniques using questionnaires and data analysis using multiple linear regression and data processing using SPSS Version 25. The results of this study concluded that when viewed in the partial test of work discipline on work productivity gave a significant value of 0.000<0.05 with a B value of 0.289 which means that Ha was accepted and Ho was rejected. In the compensation variable, a significant value of 0.075>0.05 with a B value of 0.046, a significant value greater than 0.05 means that there is no compensation relationship to work productivity and it is concluded that Ha is rejected and Ho is accepted. Motivation significant value 0.000<0.05 with a contribution magnitude of 0.661 which means Ha is termed and Ho is rejected. If simultaneously tested, the significant value of the effect of work discipline, compensation and motivation on work pruductivity is 0.000 < 0.05 with a B value of 0.505, which means that there is a significant influence with Ho rejected and Ha received with a contribution value of 50.5%. Keywords: Work Discipline, Compensation, Motivation, Employee Productivity PENDAHULUAN Sumber daya manusia merupakan salah satu kunci keberhasilan suatu organisasi yang memberikan kontribusi baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap organisasi. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang konsisten dan berorientasi pada pencapaian kinerja yang optimal dari pegawai organisasi. Hal ini melibatkan pemikirkan tentang bagaimana mengelola pegawai agar bersama-sama mencapai tujuan yang telah ditetapkan organisasi. Sumber daya manusia diartikan sebagai sumber tenaga yang berasal dari manusia dan dapat dimanfaatkan oleh organisasi. Semua potensi sumber daya manusia tersebut mempengaruhi upaya organisasi untuk mencapai tujuannya. Secanggih apapun teknologi, seberapa berkembangnya informasi, seberapa besar modal dan material yang tersedia, tampa sumber daya manusia, maka akan sulit bagi organisasi untuk mencapai tujuannya. Landasan untuk pencapaian keunggulan bersaing dalam suatu organisasi terletak pada kualitas sumber daya manusia