Jurnal Sains dan Teknologi 19 (2), September 2020: 69 - 75 P-ISSN 1412-6257 E-ISSN 2549-9472 69 PENERAPAN ADSOBSI, PERTUKARAN ION DAN VARIASI KETINGGIAN MEDIA FILTRASI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS AIR SUMUR GALI Joko Sutrisno, Muhammad Al Kholif, Pungut, Arifa Nur Rohma Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Jalan Dukuh Menanggal XII/4 Surabaya, 62345, Indonesia E-mail: jsutrisno.adibuana@yahoo.com Abstrak Air sumur gali yang tidak memenuhi baku mutu memerlukan perlakuan agar memenuhi persyaratan estetika dan aman digunakan. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas air sumur gali adalah dengan menggunakan teknologi adsorbsi bermedia karbon aktif, pertukaran ion dengan manganese greensand dan filtrasi bermedia pasir silika. Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji efisiensi dan efektivitas penurunan kadar kesadahan, total padatan terlarut (TDS), Mangan (Mn), dan total coliform pada air sumur gali setelah diberikan perlakuan. Pengambilan sampel dilakukan selama kurun waktu 2 jam, setiap selang waktu 30 menit. Pengukuran parameter dilakukan pada kolom adsorbsi dengan ketinggian media pasir silica 8 cm, 13 cm, 17 cm untuk mengetahui setiap perubahan parameter yang diteliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa efisiensi penurunan tertinggi terjadi pada filtrasi pada ketinggian media pasir silica 17 cm yakni: kesadahan 39,37%, TDS 58,58%, Mn 90,27%, dan total coliform 61.88%, sedangkan perlakuan efektif untuk penurunan parameter kesadahan, TDS, Mn namun kurang efektif untuk parameter total coliform. Kata Kunci: Air Sumur, Karbon Aktif, Manganese Greensand, Pasir Silika Abstract Water well that does not meet quality standards requires treatment to meet the aesthetic requirements and is safe to use. One effort to improve the quality of water well is using adsorption technology with activated carbon, ion exchange with manganese greensand, and silica sand media filtration. The purpose of this study is to assess the efficiency and effectiveness of reducing hardness, total dissolved solids (TDS), Manganese (Mn), and total coliform in water well after treatment. Sampling was carried out for 2 hours, every 30 minutes intervals. Parameter measurements were carried out on the adsorption column with the height of silica sand media 8 cm, 13 cm, 17 cm to determine each change in the parameters studied. The results showed that the highest reduction efficiency occurred infiltration at 17 cm silica sand media height, namely: hardness 39,37%, TDS 58.58%, Mn 90.27%, and total coliform 61.88%, while the effectiveness of the treatment for parameters: hardness, TDS, Mn but are less effective for the total coliform parameter. Keywords: Activated Carbon, Water Well, Manganese Greensand, Silica Sand PENDAHULUAN Kebutuhan air bersih sebagaian masyarakat Gresik dipenuhi di luar perpipaan yang disediakan PDAM Giri Tirta, sebagai sumber air bersih digunakan air tanah, sumur gali salah satu bentuk yang umum dijumpai di kawasan itu. Kandungan garam dan mineral yang terlarut melalui litosfer banyak terdapat di dalam air tanah. Potensi ancaman terhadap kesehatan diakibatkan oleh keberadaan garam yang mengandung partikel Mn, Fe, Total Dissolved Solid (TDS), kesadahan yang terkandung dalam air tanah (Gleeson et al., 2012). Air tanah berdasarkan kedalaman dikelompokkan ke dalam 2 jenis yakni: 1) air tanah dangkal (ADK) dan 2) air tanah dalam (ADL). Kualitas ADL lebih tinggi dibanding dengan ADL karena penyaringannya yang lebih tebal sehingga tidak mudah tercemar, sebaliknya ADL lebih mudah tercemar (Waltz, 2019). Di daerah padat penduduk yang konstruksi sumur gali tidak memenuhi syarat konstruksi air tanah telah tercemar oleh limbah domestik dari septik