Fitri Silvia Sofyan 1 , Aris Riswandi Sanusi 2 Vol. 6 No. 1, Februari 2024 ISSN 2657-0203 e-ISSN 2686-0244 163 | J u r n a l B u a n a P e n g a b d i a n PENTINGNYA MENJADI UPSTANDER SEBAGAI UPAYA UNTUK MENGATASI PERUNDUNGAN DI SMK BINA ILMU MANDIRI Fitri Silvia Sofyan 1 , Aris Riswandi Sanusi 2 Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang fitrisofyan@ubpkarawang.ac.id 1, arissanusi@ubpkarawang.ac.id 2 Abstrak Perundungan ataupun Bullying memang seringkali terjadi dilingkungan sekitar kita, tidak terkecuali di kalangan peserta didik. Perilaku perundungan ini memberikan dampak dan akan mempengaruhi kondisi anak yang bisa mengakibatkan turunnya prestasi akademis ataupun non akademis. Berdasarkan data yang diambil dari UNICEF (2015) menyebutkan bahwa ternyata 50% siswa pernah mengalami perundungan di sekolah. Setiap remaja menanggapi perundungan dengan cara yang berbeda-beda, respon yang diberikan pun berbeda-beda. Mulai dari merasa tidak terusik, terganggu, dan lebih parah lagi sampai melakukan tindakan bunuh diri. Kasus perundungan atau bullying disekolah masih banyak terjadi di Indonesia. Berdasarkan data yang diambil dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada tahun 2022 menunjukkan adanya 226 kasus kekerasan fisik, psikis, termasuk perundungan. Adapun salah satu cara untuk mengupayakan untuk mengatasi perundungan di lingkungan sekolah yaitu dengan cara menjadikan warga sekolah sebagai Upstander. Adapun yang dimaksud dengan Upstander adalah melakukan tindakan berempati ketika melihat perilaku perundungan untuk mengurangi derita korban perundungan. Pengabdian ini dilakukan dengan melakukan kegiatan sosialisasi dan kampanye sosial. Sosialisasi adalah proses penanaman atau transfer kebiasaan atau nilai dan aturan dari satu generasi ke generasi lainnya dalam sebuah kelompok atau masyarakat. Sejumlah sosiolog menyebut sosialisasi sebagai teori mengenai peranan ( role theory). Karena dalam proses sosialisasi diajarkan peran-peran yang harus dijalankan oleh individu.