Prosiding Seminar Nasional MIPA UNIBA 2019 84 Identifikasi Avibacterium paragallinarum Menggunakan Metode Multiplex PCR Rina Dwi Agustiani 1 , Fachriyan H. Pasaribu 2 , Okti Nadia Poetri 2 , Ni Luh Ika Mayasari 2 , 1 Program Studi Biologi, Internasional Women University, Indonesia, 2 Departemen Ilmu Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Bagian Mikrobiologi Medik, Fakultas Kedikteran Hewan, Institut Pertanian Bogor, Dramaga, Bogor, Indonesia Email korespondensi : ( 1 rinadwiagustiani@iwu.ac.id) Abstrak Latar Belakang : Infeksi koryza merupakan infeksi saluran pernafasan bagian atas pada ayam yang disebabkan oleh Avibacterium paragallinarum. Bakteri Av. paragallinarum memiliki beberapa serotipe diantaranya A, B dan C yang memiliki perbedaan pada sifat antigenesitas dan imunogenesitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan serotipe dari beberapa isolat Av. paragallinarum asal ayam petelur yang menunjukan gejala klinis koryza. Metode : Menggunakan metode Multiplex PCR (mPCR). Hasil : Lima belas sampel usapan sinus asal ayam petelur komersil di daerah Jawa Tengah yang diisolat pada tahun 2013-2014, digunakan di dalam penelitian ini. Hasil mPCR menunjukan bahwa enam isolat merupakan Av. paragallinarum serotipe A, tujuh isolat merupakan serotipe C-4 serta dua isolat gabungan serotipe A dan C-4. Kesimpulan : Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa serotipe Av. paragallinarum yang menyebabkan infeksi koryza pada ayam petelur di Jawa Tengah adalah serotipe A dan C-4. Kata kunci: Koryza, Avibacterium paragallinarum, Serotipe, mPCR Abstract Background : Inferctious coryza is an upper respiratory tract infects in chickens caused by Avibacterium paragallinarum Av. paragallinarium has several serotypes which is A, B and C which that has difference in their antigenicity and immunogenicity properties.(Objective) This study aims to determine serotypes of some Av. paragallinarum isolates from laying hens with clinical symptoms of coryza. Method : Using multiplex PCR method (mPCR). Results : Fifteen sinus swab samples from commercial laying hens in Central Java areas isolated in 2013-2014 that were used in this study. mPCR results showed that six isolates are Av. paragallinarum were belong to serotype A, seven isolates were belong to serotypes C-4, whilst two other isolates were belong to serotypes A and C-4. Conclusion : Our results indicating that Av. paragallinarum serotypes A and C were the cause of infection coryza amongst laying hens in Cebtral Java. Key words: Koryza, Avibacteruim paragallinarum, Serotype, mPCR PENDAHULUAN Koryza adalah penyakit pernapasan akut ayam yang disebabkan oleh Av. paragallinarium, penyakit ini sangat menular dan menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan bagian atas ayam yang bersifat akut dan bisa berubah menjadi penyakit pernapasan kronis 1 . Infeksi Av. paragallinarum dapat terjadi pada semua ayam yang sedang dalam masa pertumbuhan, baik pada ayam pedaging atau aayam petelur. Gejala klinis yang terlihat yaitu keluarnya eksudat atau lendir dari sinus hidung dan mulut, kepala bagian depan bengkak, nafsu makan menurun (anorexia) dan diare. Produksi telur menurun antara 10-40% sehingga penyakit ini dapat mengakibatkan kerugian ekonomi pada industri perunggasan 2 . Avibacterium paragallinarum diklasifikasikan menjadi tiga serovar A, B dan C 3 . Sedangkan 4 mengklasifikasikan bakteri ini menjadi dua serovar, 1 dan 2. Selanjutnya 5 melaporkan bahwa serotipe A sesuai dengan serovar 1 sedangkan serotipe C sesuai serovar 2 6 . Av. paragallinarum serotipe A dan C saat ini dianggap sebagai