50 Zoo Indonesia 2018 27(1): 50-61 Aktivitas Harian dan Kebutuhan Nutrien Kakatua Jambul Kuning (Cacatua galerita) pada Masa Memelihara Anak AKTIVITAS HARIAN DAN KEBUTUHAN NUTRIEN KAKATUA JAMBUL KUNING (Cacatua galerita) PADA MASA MEMELIHARA ANAK DAILY ACTIVITY AND NUTRIENT REQUIREMENT OF SULPHUR CRESTED COCKATOO (Cacatua galerita) ON REARING PERIOD Rini Rachmatika, Sinta Maharani Museum Zoologicum Bogoriense, Pusat Penelitian Biologi LIPI Gedung Widyasatwaloka, Jl. Jakarta-Bogor Km. 46, Cibinong 16911, Jawa Barat E-mail: rini007@lipi.go.id (diterima Maret 2018, direvisi April 2018, disetujui Juni 2018) ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas dan konsumsi pakan kakatua jambul kuning pada masa memelihara anak. Penelitian ini menggunakan sepasang burung kakatua jambul kuning di penangkaran burung Pusat Penelitian Biologi-LIPI. Aktivitas burung diamati menggunakan metode focal animal sampling dengan pencatatan continuous recording. Pengamatan aktivitas dan konsumsi pakan dilakukan pada masa memelihara anak sebanyak 3 kali ulangan yang terdiri dari pengamatan aktivitas selama 30 hari dan untuk konsumsi pakan selama 60 hari untuk masing- masing ulangan, sehingga total waktu pengamatan 270 hari. Pakan diberikan ad libitum, berupa jagung segar (Zea mays), kangkung (Ipomoea aquatic), kelapa (Cocos nucifera), kacang tanah (Arachis hypogaea), wortel (Daucus carota), kedondong (Spondias dulcis), jambu biji (Psidium guajava), tauge (Spigna radiata), kacang panjang (Vigna unguiculata), telur rebus, dan kue burung. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pada masa memelihara anak, aktivitas vokalisasi dan bertengger lebih besar pada jantan daripada betina. Aktivitas bergerak, merawat diri, makan, dan bersarang lebih besar pada betina daripada jantan. Konsumsi pakan yang paling tinggi adalah jagung segar (66,82 g/kelompok/hari) sebagai sumber energi, sedangkan sebagai sumber protein adalah kacang tanah (28,81 g/kelompok/hari) dan telur (15,34 g/ kelompok/hari). Kata kunci: Psittacidae, nutrisi, perilaku, konservasi eksitu, reproduksi. ABSTRACT The aim of this reseach is was to know the activity and feed consumption during rearing season. This research used a pair of parrot and carried out at Birds Captive Breeding, Research Center for Biology-LIPI. Feed intake and activity observation have been conducted three period rearing season. Over consisting of feed intake observation for 60 days and behavioral observations for 30 days each period. Feed given were consisting of fresh corn ( Zea mays), kale (Ipomoea aquatica), coconut (Cocos nucifera), peanut (Arachis hypogaea), carrot (Daucus carota), ambarella (Spondias dulcis), guava (Psidium guajava), mung bean sprouts (Spigna radiata), cowpea (Vigna unguiculata), boiled egg, and bird cake. Behaviour was observed using focal animal sampling method. Feed and drinking water available ad libitum. The results showed that during rearing season vocalization and roosting in male was higher than female. Whereas for moving activity, care, eat, and nesting in female was higher than male. The highest feed intake was fresh corn (66.82 g/group/ day) as energy source, peanuts (28.81 g/group/day) and eggs (15.34 g/group/day) as protein source. Keywords: Psittacidae, nutrition, behavior, exsitu conservation, reproduction. PENDAHULUAN Kakatua jambul kuning (Cacatua galerita) adalah burung yang sangat dikenal baik oleh masyarakat umum karena mudah sekali jinak dan dekat dengan manusia. Kakatua jenis ini banyak diperdagangkan, baik secara legal maupun ilegal sebagai hewan peliharaan. Bukti bahwa masih terdapatnya perdagangan ilegal burung C. galerita yaitu terungkapnya usaha penyelundupan burung tersebut yang diletakkan dalam botol di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada tahun 2015 (National Geographic 2015). Kakatua jambul kuning merupakan anggota dari famili Psittacidae yang berukuran 38-51 cm, berat 815-975 g. Penyebaran burung kakatua jambul kuning besar meliputi Papua, Ambon, Maluku, dan Kepulauan Seram. Ukuran betina relatif lebih kecil dari jantan, warna tubuh putih, jambul kuning, paruh hitam, bulu di bawah sayap dan ekor berwarna kuning dan lingkar mata kebiru- brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by E-Journal Portal - Research Center for Biology - Indonesian Institute of Sciences (LIPI) /...