STUDI TENTANG PETA KENDALI p YANG DISTANDARISASI UNTUK PROSES PENDEK KUALITAS (Tanti Octavia et al.) Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Kristen Petra http://puslit.petra.ac.id/journals/industrial 53 STUDI TENTANG PETA KENDALI p YANG DISTANDARISASI UNTUK PROSES PENDEK KUALITAS Tanti Octavia Dosen Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri - Universitas Kristen Petra Daniel Indarto Prajogo Dosen Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri - Universitas Kristen Petra Lia Magdalena Prabudy Alumnus Fakultas Teknik Jurusan Teknik Industri - Universitas Kristen Petra ABSTRAK Peta kendali atribut khususnya peta kendali p banyak digunakan untuk mengendalikan proses yang berkarakteristik atribut. Pada penerapannya proses produksi yang membutuhkan waktu relatif pendek mengakibatkan subgrup yang diperoleh terbatas jumlahnya, sehingga peta kendali p yang terbentuk tak memungkinkan untuk dianalisa. Dalam artikel ini akan diulas sebuah standarisasi peta kendali p yang diusulkan dengan mempertimbangkan probabilitas data yang keluar dari batas kendali. Kata kunci: ARL 0 , ARL 1 , koreksi kontinuitas ABSTRACT Attribute control charts especially p charts have been used widely for statistical process of attribute characteristics. In many applications, however it is neither possible nor practical to obtain sufficient subgroups to estimate accurately the control limits for the conventional p chart. This may occur when the production process is characterized as being a short run. One short run situation is a production run which produces items in a short period of time. In this article we describe the standardized p chart that the beyond control limit probabilities of proposed chart are closer to 0.135% Keywords: ARL 0 , ARL 1 , continuity correction 1. PENDAHULUAN Kecacatan produk yang muncul dalam manufaktur kebanyakan merupakan kecacatan yang bersifat atribut. Oleh sebab itu peta kendali atribut, khususnya peta kendali p telah banyak digunakan dalam pengendalian proses statistis (Statistical Process Control / SPC). Peta kendali p konvensional membutuhkan 20 sampai 30 subgrup. Jika jumlah ini tak terpenuhi, maka peta kendali p yang dibuat akan merupakan peta kendali yang tak akurat. Padahal dalam penerapannya seringkali persyaratan jumlah sampel itu tak mungkin untuk dikumpulkan dalam satu production run. Keadaan seperti ini biasanya terjadi pada proses produksi yang merupakan proses pendek ( short run). Proses produksi pendek adalah proses produksi yang memproduksi produk dalam jangka waktu yang pendek atau