Prosiding SENTIA 2009 – Politeknik Negeri Malang SISTEM FUSI INFORMASI BERBASIS AGEN-AGEN KOLABORATIF UNTUK MISI-MISI STRATEGIS Arwin Datumaya Wahyudi Sumari 1 , Adang Suwandi Ahmad 2 Aciek Ida Wuryandari 2 , Jaka Sembiring 2 1 Departemen Elektronika, Akademi Angkatan Udara Jl. Laksda Adisutjipto, Yogyakarta – 55002 1,2 Sekolah Teknik Elektro dan Informatika, Institut Teknologi Bandung Gedung Labtek VIII, Jl. Ganeca 10, Bandung – 40132 1 arwin91aau@yahoo.co.id, 2 asaisrg@pusat.itb.ac.id 2 aciek@lskk.ee.itb.ac.id, 2 jaka@depkominfo.go.id ABSTRAK Keberhasilan perencanaan dan pelaksanaan misi-misi strategis baik di organisasi militer maupun non-militer sangat bergantung tidak hanya pada pengolahan informasi dari multi-sumber informasi hingga ke pengambil keputusan, namun juga sangat bergantung kepada kerjasama staf-staf pengambil keputusan dalam mengolah dan memresentasikan hasil pengolahan informasi tersebut sebagai dasar bagi pengambilan keputusan. Permasalahan utama yang dihadapi oleh sistem pengolahan informasi konvensional adalah pada kecepatan pengolahan dan keakuratan presentasi hasil pengolahan yang dapat berdampak fatal pada kesuksesan perencanaan dan pelaksanaan misi. Selaras dengan perkembangan pesat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), dalam makalah ini diajukan satu Sistem Fusi Informasi berbasis Agen-Agen Kolaboratif (SFI-AK) berbasis metoda fusi penginferensian informasi A3S (Arwin-Adang-Aciek-Sembiring) sebagai solusi dalam meningkatkan kecepatan pengolahan dan keakuratan presentasi hasil pengolahan informasi guna mendukung keberhasilan perencanaan dan pelaksanaan misi-misi strategis. Kata kunci : A3S, agen kolaboratif, informasi, fusi informasi, misi strategis, SFI-AK. 1. Pendahuluan Kunci kesuksesan pencapaian misi-misi strategis baik di organisasi militer maupun non- militer berawal dari ketepatan dan keakuratan serta kerjasama yang baik antara pengambil keputusan beserta staf-staf pendukungnya dalam merencanakan dan melaksanakan misi-misi tersebut. Misi strategis adalah misi yang memberikan dampak jangka panjang bagi keberadaan suatu organisasi dipandang dari berbagai perspektif seperti personil, anggaran dan materiil. Oleh karena itu, perencanaan dan pelaksanaan misi-misi seperti ini harus benar-benar diperhitungkan dengan matang agar keputusan yang diambil oleh pengambil keputusan dapat dilaksanakan dengan cepat dan tepat. Hal utama dalam satu perencanaan dan pelaksanaan misi adalah data dan informasi yang diperoleh hasil observasi di lapangan. Dari data dan informasi tersebut dapat dirancang suatu strategi yang tepat ditinjau dari berbagai perspektif guna meminimalkan kerugian dalam pelaksanaan misi. Dalam sistem pengolahan informasi konvensional, pengolahan informasi masih bergantung kepada keahlian staf-staf pendukung yang tentunya cukup memakan waktu dan ada kemungkinan hasil pengolahan tidak lengkap karena faktor-faktor non teknis yang umumnya terjadi pada manusia. Berkaitan dengan permasalahan-permasalahan tersebut, dalam makalah ini diajukan satu sistem pengolahan informasi berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang disebut dengan Sistem Fusi Informasi berbasis Agen-Agen Kolaboratif (SFI-AK). Fusi informasi ditujukan untuk meng- hasilkan produk pengolahan informasi yang lengkap dan cepat sebagai dasar bagi perencanaan dan pelaksanaan misi. Agen-agen kolaboratif ditujukan untuk menggantikan staf-staf pendukung pengambil keputusan sebagai solusi faktor-faktor non teknis pada manusia. Struktur dari makalah ini adalah sebagai berikut. Latar belakang permasalahan disampaikan dengan ringkas dan lugas pada Bagian 1 dan diikuti oleh Bagian 2 yang berisi dasar-dasar teori yang berkaitan dengan makalah yang disampaikan. Desain dan implementasi SFI-AK akan disampaikan dengan singkat pada Bagian 3 dan satu contoh sederhana aplikasi SFI-AK akan disampaikan pada Bagian 4. Makalah akan ditutup dengan beberapa catatan penutup pada Bagian 5. 2. Pengenalan pada Fusi Informasi dan Agen- Agen Kolaboratif Dalam SFI-AK terdapat dua hal utama yang membentuk arsitektur sistem tersebut yakni fusi informasi dan agen. Pada bagian ini, akan disampaikan secara singkat dan sederhana mengenai kedua hal utama tersebut.