79 Proseding Seminar Nasional Pendidikan IPA, 13 Desember 2012 ISBN 978-602-17290-0-7 Jurusan Pendidikan IPA, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta Literasi Mikrobiologi pada Siswa dan Mahasiswa Calon Guru Madrasah Aliah Yanti Herlanti 1) , Nuryani Rustaman 2) , dan Any Fitriani 3) 1) UIN Sayrif Hidayatullah, email yantiherlanti@fitk-uinjkt.ac.id; 2)3) Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui literasi mikrobiologi pada siswa pendidikan menengah dan mahasiswa calon guru biologi. Penelitian melibatkan 188 orang responden yang berasal dari tiga Madrasah Aliyah di Jakarta Selatan, dan satu Universitas Islam Negeri di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan Literasi Mikrobiologi, mahasiswa yang sudah mempelajari mikrobiologi lebih tinggi daripada yang belum mendapatkan perkuliahan mikrobiologi, terutama untuk aspek pengetahuan mikroba bersahabat’tidak, peran mikroba di biosfer, dan peran mikroba pada masa depan. Pada aspek kehidupan mikroba, sebagaian besar pengetahuan siswa MA lebih tinggi dari pada mahasiswa pendidikan biologi. Kata kunci: literasi, mikrobiologi Pendahuluan Mikroorganisme (mikroba) memerankan peran mayor dalam kehidupan di bumi. Proses daur biogeokimia yang terjadi di bumi, memerlukan peran dari mikroba. Mikroba juga memegang peranan penting dalam berbagai proses pada makanan, bukan hanya menyebabkan makanan basi, tetapi aktifitas fermentasi mikroba menyebabkan makanan memiliki kandungan gizi, rasa, dan tekstur lebih baik. Berbagai makanan dan minuman tradisonal di Indonesia pun menggunakan aktifitas mikroba, misalnya tape, tempe, tauco, dan kecap. Selain itu, mikroba penentu kesehatan manusia, ada beberapa mikroba yang pathogen yang menyebakan penyakit pada manusia, tetapi banyak mikroba probiotik yang menghuni tubuh manusia, memberi kontribusi pada kesehatan manusia. Peran mayor mikroba pada kehidupan memunculkan sebuah klaim, “hidup tanpa