JURNAL TEKNIK GELAGAR Vol. 16, No. 01, April 2005 : 20 – 27 PEREDAMAN NOISE SECARA AKTIF MENGGUNAKAN ALGORITMA FUZZY ADAPTIF TAPIS-X Fatah Yasin, Bana Handaga Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UMS Jl.A.Yani Pabelan-Kartasura, Tromol Pos 1 Surakarta ABSTRAK Dalam paper ini diterangkan sebuah ANC (Active Noise Cancellation) yang direalisasikan dengan tapis fuzzy adaptif, dengan cara menggunakan aturan-aturan (rules) untuk membentuk sebuah tapis anti-gangguan untuk meredam sinyal ganguan (noise) yang tidak diinginkan. Aksi ANC, dilakukan dengan cara mengatur parameter-parameter bebas secara otomatis dan merubah aturan IF-THEN secara adaptif untuk meminimisasi sinyal gangguan. Simulasi secara numerik menunjukkan bahwa sistem dapat bekerja dengan efektif, dapat meredam gangguan tipe broad-band dan narrowband dengan baik. Kata kunci : fuzzy adaptif, peredam gangguan, ANC, tapis-X PENDAHULUAN Teknologi ANC, yang menggunakan sinyal buatan untuk meredam sinyal gangguan, menjadi menarik seiring dengan berkembangnya teknologi di bidang elektronis dan mikrokomputer. Metode konvensional disebut PNC (Passive Noise Cancle), mampu meredam gangguan pada daerah frekuensi bagian atas lebih besar dibanding daerah frekuensi bawah, seperti telah dibutikan oleh beberapa peneliti pada banyak paper. Tetapi, sinyal gangguan peralatan akustik yang dibuat oleh industri memiliki sumber daya yang bekerja pada frekuensi rendah, dengan panjang gelombang yang relatif panjang sehingga teknologi PNC menjadi tidak efektif karena teknologi tersebut memerlukan bahan-bahan dalam ukuran yang besar dan relatif berat, seperti peredam sinyal gangguan pada tape mobil. Metode ANC tidak hanya mampu meredam noise frekuensi rendah, tetapi juga mengurangi bobot fisik, volume dan harga keseluruhan sistem. Untuk menerapkan sistem ANC perlu diketahui atau diientifikasi fungsi alih (transfer function) dari sistem duct akustik dan transduser, seperi microphone dan speaker, untuk membangkitkan sinyal anti noise yang tepat. Banyak peneliti menggunakan algoritma tapis-X sebagai ANC karena bersifat sederhana. Algoritma tapis-X juga merupakan tapis adaptif dan bobot-bobot parameternya dapat diperbarui secara otomatis dengan menggunakan algoritma LMS (Least Mean Square). Pendekatan ini dapat bekerja efektif untuk meredam noise frekuensi rendah, seperti gangguan yang datang dari fan, compressor atau mesin- mesin listrik dalam sistem akustik. Tetapi pendekatan tapis-X ini masih memiliki 20