Prosiding Seminar Nasional Manajemen Teknologi XVII Program Studi MMT-ITS, Surabaya 2Februari 2013 ISBN : 1 EVALUASI RANCANGAN KURIKULUM DENGAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT Meity Martaleo 1, *) Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri Universitas Katolik Parahyangan Jl. Ciumbuleuit 94 Bandung 40141 E-mail: meity.martaleo@gmail.com Togar M. Simatupang 2 Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung ABSTRAK Pendidikan merupakan salah satu sektor jasa yang tidak hanya berfungsi sebagai entitas bisnis namun juga memiliki misi sosial untuk meningkatkan taraf hidup manusia melalui ilmu pengetahuan. Saat ini persaingan antar penyedia layanan pendidikan tinggi berlangsung semakin ketat, baik antar sesama program studi maupun antar universitas. Program studi dituntut untuk selalu melakukan perbaikan dan inovasi secara berkelanjutan (continuous improvement). Objek penelitian merupakan salah satu penyedia layanan pendidikan tinggi di Kota Bandung. Sasaran akademis yang dirumuskan adalah menghasilkan lulusan sarjana yang unggul dan berdaya saing tinggi sesuai dengan bidang keahliannya. Selain menghasilkan lulusan yang bermutu, perlu juga diperhatikan mengenai faktor lama studi mahasiswa. Berdasarkan hasil pengamatan diketahui bahwa rata-rata lama studi mahasiswa hingga Maret 2011 adalah 4,8 tahun, terjadi peningkatan sebanyak 0,4 tahun dibandingkan tahun 2010. Analisis akar masalah menunjukkan bahwa penyebab meningkatnya rata-rata lama studi mahasiswa karena adanya masalah pada rancangan kurikulum. Upaya pemecahan masalah dilakukan dengan melakukan evaluasi kurikulum menggunakan QFD (Quality Function Deployment). Kata kunci: pendidikan tinggi, kurikulum, continuous improvement, quality function deployment. PENDAHULUAN Salah satu sektor jasa berdasarkan jenis kegiatannya adalah industri pendidikan, yang termasuk sekolah, universitas, pelatihan, dan pengembangan. Perkembangan sektor jasa erat kaitannya dengan tahap-tahap perkembangan aktivitas perekonomian. Bisnis pendidikan termasuk ke dalam tahap kuiner, di mana tahap ini merupakan tahap perbaikan dan peningkatan kapasitas manusia. Jasa pendidikan memiliki keunikan dibandingkan dengan sektor jasa lainnya, karena tidak hanya berfungsi sebagai entitas bisnis, namun juga memiliki misi sosial untuk meningkatkan taraf hidup manusia melalui ilmu pengetahuan. Jasa pendidikan bersifat kompleks karena berhubungan dengan banyak pemangku kepentingan baik. Jasa pendidikan merupakan jasa yang