CONSILIUM 8 (Januari-Mei 2013) 27-41 27 KONSEP “DATANGLAH KERAJAANMU JADILAH KEHENDAKMU DI BUMI SEPERTI DI SURGA” DALAM PEMBERITAAN KERAJAAN SURGA YESUS KRISTUS VINCENT TANZIL Ketika Yesus datang ke dunia ini, Ia datang dengan sebuah misi. Misi tersebut membentuk dan mengarahkan seluruh kehidupan-Nya di dunia ini. Misi itu pula yang menjadi pekerjaan para murid-murid-Nya, yakni mereka yang mengakui Yesus sebagai Tuhan. Sentral di dalam misi Yesus adalah pemberitaan mengenai Kerajaan Allah. Berita inilah yang banyak dijelaskan oleh Tuhan Yesus melalui perumpamaan-perumpamaan-Nya serta berbagai perkataan- perkataan Yesus lainnya. Di tengah luasnya konsep Kerajaan Allah itu Yesus menyisipkan sebuah doa yang dikenal sebagai doa “Bapa Kami.” Dalam doa tersebut ada sebuah frase “datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga.” Apa yang menjadi signifikansi dari doa ini? Mengapa komunitas pilihan Yesus diajarkan untuk mengucapkan litani singkat dan sederhana ini? Terlebih lagi, apa hubungan doa ini—terkhusus frase ini—dalam pemberitaan Yesus mengenai Kerajaan Allah? Artikel ini berupaya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Pertama akan digariskan pengharapan Kerajaan Allah di masa ketika Yesus memulai pemberitaan-Nya mengenai Kerajaan Allah. Berikutnya pemberitaan Yesus mengenai Kerajaan Allah secara spesifik akan diuraikan. Lalu, doa “Bapa Kami,” terkhusus frasa “datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga” dibahas dalam terang gambaran besar Kerajaan Surga seperti yang sudah diberitakan Yesus. Akhirnya, implikasi dari wacana ini dituturkan. PENGHARAPAN KERAJAAN ALLAH DI MASA YESUS Yesus menggunakan kata “Kerajaan Allah,” “Kerajaan Surga,” dan “Kerajaan” secara bergantian dengan maksud yang kurang lebih sama. “Kerajaan Allah” digunakan dalam Injil Matius sebanyak 5 kali, Markus 14 kali, Lukas 32 kali, Yohanes 2 kali. Sementara “Kerajaan Surga” hanya ditemukan dalam Matius sebanyak 32 kali. “Kerajaan” saja muncul di dalam