FILE Indonesian Incredible-tech Organizaon(Ivion) Sistem Berkas FAT Struktur, Konsep dan Algoritma (Fokus pada FAT12 dan FAT16) By : M. Irvan Hermawan Pendahuluan FAT adalah salah satu jenis sistem berkas(file system) yang menggunakan “linked-list” untuk menyimpan potongan-potongan file menjadi sebuah kesatuan. Untuk memahami lebih lanjut apa itu linked-list dan bagaimana model linked-list pada FAT, baca lebih lanjut hingga penjelasan akhir. Perlu diingat kembali bahwa sebuah sector hanya berukuran 512 byte, sehingga untuk menyimpan file, kita membutuhkan lebih dari sebuah sector. Dalam FAT, potongan file dak ditaruh dalam sector secara berurutan, sector yang digunakan untuk menaruh bagian file ummumnya acak(dak berurutan), sehingga linked list sangat berperan penng dalam menghubungkan potongan-potongan file dalam disk yang ditempatkan dalam sector acak. Disk Karena penempatan file pada sektor yang cenderung acak, tentu akan sangat membutuhkan waktu lama jika seap potongan file menggunakan satu sektor saja. Sebuah harddisk dengan daya tampung dan performa nggi dapat terasa lambat jika seap potongan file dari sebuah file yang besar menggunakan satu sektor. Hal ini karena seap akan membaca sektor disk memerlukan proses persiapan dan juga pencarian posisi sektor dalam plat penyimpanan. Berbeda jika sebuah potongan file menggunakan lebih dari satu sektor, tentu hal ini lebih dapat sedikit menghemat waktu dan juga meningkatkan performa. Atas dasar pemikiran ini FAT menggunakan unit alokasi atau disebut "cluster". Seap cluster terdiri atas 1,2,4,8,16,32,64 ataupun 124. Jumlah sektor per cluster ini tergantung pada kapasitas disk, semakin besar kapasitasnya, maka semakin besar pula jumlah sektor dalam sebuah cluster. Seap cluster dihubungkan dengan kumpulan linked list yang disimpan dalam FAT(FileAllocaonTable). Khusus untuk floppy umumnya masih menggunakan 1 atau 2 sektor pada