ANALISIS PENGARUH KUNJUNGAN WISATAWAN YANG MENJADIKAN BATAM SEBAGAI KAWASAN PARIWISATA MICE Yudy Sunantri, Toni Ari Wibowo Program Studi Manajamen Perhotelan, Fakultas Ekonomi Universitas Internasional Batam Abstract Batam sebagai kota yang letak geografisnya sangat strategis karena ditunjang posisinya yang sangat dekat dengan Singapora sebagai pusat bisnis dan jasa di kawasan Asia pacific memberikan keuntungan yang sangat besar untuk menarik wisatawan mancanegara. Oleh karenanya Batam ditunjuk sebagai salah satu dari sepuluh kota MICE (Meeting Incentive, Conference/Convention and Exhibition) di Indonesia. Hal ini dinilai Batam telah memenuhi syarat sebagai kota MICE diantaranya sebagai berikut; Aksesibilitas, Atraksi, dan Amenitas, mengingat kegiatan-kegiatan yang sering di lakukan dalam meningkatkan kunjungan wisata salah satunya pameran maka fasilitas fasilitas penunjang dalam kegiatan tersebut di kota Batam sendiri memiliki beberapa penginapan/hotel yang cukup memadai hingga kenyamanan dan keamanan wisatawan terjamin. Proses untuk menuju Kota Batam menjadi Kota MICE maka ada beberapa hal yang perlu di perhatikan di antaranya penambahan tempat-tempat yang memungkinkan untuk acara pertemuan, konvensi, dan pameran Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan ini maka dapat diuraikan bahwa kota Batam adalah sasaran wisatawan sebagai kota wisata yang menjanjikan untuk dunia bisnis. Mengingat kota Batam adalah kawasan FTZ (Free Trade Zone) sangat yang sangat tepat untuk dijadikan kota bisnis yang berwawasan pariwista yang kemudian dapat mendatangkan wisatawan domestik maupun mancanegara. Sehingga pariwista sendiri berpengaruh besar (multiplayer effect) terhadap pihak-pihak yng menguntungkan dari event MICE yang terselenggara, seperti Biro Perjalana, UMKM, perusahan souvenir, pemberdayaan masyarakat sekitar/pesisir yang berbasis pariwisata, Event Organizer, hotel dan masih banyak lagi Kata Kunci : Batam, MICE, Free Trade Zone, Multiplier Effect