PENGEMBANGAN (PEMAKETAN) DISTRIBUSI GNU/LINUX UNTUK PEMENUHAN KEBUTUHAN MIGRASI SISTEM KOMPUTER BADAN PUSAT STATISTIK DARI BERBASIS WINDOWS MENJADI BERBASIS GNU/LINUX Amin Rois Sinung Nugroho Sekolah Tinggi Ilmu Statistik, Jakarta Ikatan Dinas dengan Badan Pusat Statistik Sinunk1405@gmail.com Abstract: Badan Pusat Statistik or Statistics Indonesia is a national institution with data and information considered as business core. Ironically, it still using Windows operating system that is notoriously vulnerable of viruses and other threats. Besides, there is national regulations to use free and open source software known as Indonesia Go Open Source (IGOS). The objective of this research is to observe the problem that occurs by using Windows in BPS, collecting information on applications used daily, and develop GNU/Linux distribution that meets the needs of applications used daily in BPS. This research is also collecting data and argument to make GNU/Linux applicable in BPS. The research methodology are: to arrange a survey collecting informations as mentioned before, and then develop a GNU/Linux distribution based on the informations from the survey. The GNU/Linux distribution resulted from this research can meet the needs of daily usage in BPS with some implications and consequences explained in the end of this paper. But, this paper cannot implement the distro in BPS, because it depends on the policy of BPS top manager. So, this paper could only providing information and tools to make GNU/Linux applicable in BPS, thus motivate BPS to migrate to GNU/Linux instead of using Windows. Keywords: linux, open source, statistics 1. PENDAHULUAN 1. 1 Latar Belakang Badan Pusat Statistik adalah lembaga pemerintah non-departemen yang bergerak di bidang pengumpulan dan pengolahan data. Selain itu, BPS juga berperan sebagai pembina bagi jabatan pranata komputer. Penggunaan teknologi dan sistem komputer yang baik tentunya menjadi hal yang penting. Akan tetapi, BPS masih menggunakan sistem operasi Windows dalam kegiatan sehari-harinya. Padahal sistem operasi ini sudah dikenal dengan berbagai kerentanan. Antara lain mudah diserang virus, melambat dari hari ke hari, dan sebagainya. Produktivitas pun dapat menurun karena ada waktu produktif yang harus dialokasikan untuk perbaikan. Padahal sudah ada kebijakan di tingkat internasional dan nasional untuk menggunakan sistem operasi dan aplikasi open source yang murah dan lebih baik secara teknologi. United Nation Conference on Trade Development pada tahun 2003 merekomendasikan penggunaan free dan open source software di negara berkembang untuk mengurangi kesenjangan teknologi dengan negara maju. Pada 1 Juli 2004, Menteri Negara Riset dan Teknologi, Menteri Negara Komunikasi dan Informatika, Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara, Menteri Kehakiman dan HAM, serta menteri Pendidikan Nasional secara resmi menyatakan akan menggalakkan penggunaan standar software terbuka melalui gerakan Indonesia Go Open Source (IGOS) yang konon dapat menghemat belanja sampai 20 triliun rupiah. [3] 1.2 Tujuan Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan ditribusi GNU/Linux yang memenuhi kebutuhan aplikasi dalam pekerjaan sehari-hari di BPS Pusat dan mengkaji sejeuh mana solusi ini bisa diterapkan. Sedangkan tujuan khusus dari penelitian ini adalah: 1) melakukan analisis permasalahan pada pemakaian sistem operasi Windows di BPS 2) melakukan analisis kebutuhan aplikasi dalam pekerjaan sehari-hari di BPS 3) merancang dan mengembangkan (memaketkan) distribusi GNU/Linux yang memenuhi kebutuhan BPS 4) melakukan evaluasi dan mengkaji konsekuensi dan implikasi penerapan distribusi GNU/Linux yang sudah dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan migrasi sistem komputer BPS dari berbasis Windows menjadi berbasis GNU/Linux 1.3 Rumusan Masalah Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah: 1) pengumpulan data mengenai berbagai gangguan yang terjadi selma pemakaian sistem operasi Windows di BPS, dikategorikan pada: virus, hang, lambat, tidak boot, dan adakah pemakaian software bajakan.