MODEL PEMBELAJARAN E-LEARNING MELALUI HOMEPAGE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SEHINGGA DIHARAPKAN DAPAT MENINGKATKAN MINAT DAN KREATIVITAS SISWA B. Lena Nuryanti ABSTRAK Pelaksanaan proses belajar mengajar untuk mengaktifkan belajar siswa memang tidak mudah, karena dalam setiap metode pembelajaran pasti ada beberapa hambatan. Salah satu hambatan yang dihadapi guru adalah kurangnya minat belajar dari mahasiswa sehingga mahasiswa menjadi malas dan jenuh dalam kegiatan belajar mengajar, sehingga guru seringkali mengalami kesulitan dalam merangsang kreativitas dan minat belajar. Penggunaan multi model pembelajaran dan multi media dapat dijadikan altematif yang dilakukan untuk merangsang kreativitas dan minat belajar mahasiswa, salah satunya dengan melaksanakan model pembelajaran e-learning dengan menggunakan homepage sebagai media pembelajarannya. Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan model pembelajaran e-learning melalui homepage sebagai media pembelajaran kaitannya dalam meningkatkan kreativitas dan minat belajar mahasiswa. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Pendidikan Tata Niaga Angkatan 2003 dan 2004. Kata Kunci: e-learning, homepage, minat dan kretifitas PENDAHULUAN Perguruan Tinggi merupakan pelaksana pendidikan sekaligus ujung tombak pelaksana tujuan pendidikan. Peranan sekolah sebagai pelaksana pendidikan tidak lepas dari proses belajar mengajar yang merupakan inti dari menumbuhkembangkan minat, bakat serta kreativitas mahasiswa. Proses belajar mengajar yang terjadi di lingkungan pendidikan diharapkan dapat mengembangkan kreativitas dan minat mahasiswa yang sesuai dengan tuntutan dari masyarakat serta perkembangan teknologi informasi yang saat ini semakin pesat. Untuk menjawab tantangan tersebut diperlukan suatu model pembelajaran yang inovatif dan kreatif dalam proses pembelajaran, sehingga kemampuan output yang dihasilkan mengalami peningkatan dari segi kecepatan mempelajari bahan ajar yang akhimya dapat meningkatkan kreativitas dan minat belajar. Model pembelajaran yang inovatif dan kreatif diharapkan dapat mengelola dan mengembangkan komponen pembelajaran dalam suatu desain yang terencana dengan memperhatikan kondisi aktual dari unsur-unsur penunjang dalam implementasi pembelajaran yang akan dilakukan. Selain itu, untuk meningkatkan kreativitas dan minat belajar mahasiswa make diperlukan sarana yang membantu untuk mengembangkan kemampuan kognitif mahasiswa yaitu media pembelajaran. Media pembelajaran adalah segala jenis sarana pengajaran yang digunakan sebagai perantara dalam proses belajar mengajar untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pencapaian tujuan pendidikan. Media pembelajaran yang dirancang dan digunakan secara tepat pada batas tertentu dapat merangsang timbulnya "dialog internal" dalam dari siswa yang belajar. Media berhasil membawa pesan belajar apabila kemudian terjadi perubahan tingkah laku atau sikap belajar pada diri siswa. Sehingga tujuan adanya media yang balk adalah pada bagian perubahan sikap siswa dan tidak secara langsung berpengaruh terhadap prestasi belajar. Perkembangan penggunaan media pembelajaran dari media yang bersifat konvensional ke media yang berteknologi, terutama teknologi komunikasi dan informasi mengakibatkan terjadinya lima penggeseran dalam proses pembelajaran, antara lain. Dari pelatihan ke keterampilan, dari ruang kelas ke mana dan kapan saja, dari kertas ke “on line”, dari fasilitas ke fasilitas jaringan kerja, dari waktu siklus ke waktu nyata; (Moh. Surya,2001:18) Perkembangan teknologi informasi dapat meningkatkan kinerja dan memungkinkan kegiatan dapat dilaksanakan dengan cepat, tepat dan akurat, sehingga menghasilkan produktivitas yang tinggi. E-Learning sebagai media elektronik dapat membawa dampak perubahan pada proses pembelajaran. Interaksi antara pengajar dan peserta didik tidak hanya dilakukan dengan tatap muka langsung tetapi juga dapat menggunakan media elektronik sebagai perantara sehingga suasana belajar mengajar menjadi lebih menarik, visual dan interaktif. E-Learning merupakan kombinasi antara informasi, komunikasi, pendidikan dan pelatihan yang merupakan elemen inti untuk mencapai tujuan pendidikan secara umum. Perangkat dasar yang digunakan adalah seperangkat komputer yang memiliki akses internet, tanpa memiliki akses internet sulit bagi peserta didik dan pengajar untuk mempraktekkan e-Learning. Berkaitan dengan proses pembelajaran yang menggunakan internet sebagai sumber informasi dan bahan mengajar, maka guru/dosen harus membuat rencana dan strategi yang efektif agar tujuan pembelajaran tercapai dengan optimal. Dalam pembelajarannya, informasi dan mated yang hendak disampaikan harus tersedia dalam suatu situs/web sebagai pusat informasi agar pencarian informasi dapat diakses dengan cepat. Pusat informasi ini harus dibuat semenarik mungkin agar siswa menjadi antusias dalam belajar yang akhimya akan mengembangkan minat dan meningkatkan kreativitas. Penggunaan e-Learning dalam pencarian data dan informasi melalui media elektronik sebagai media pembelajaran diharapkan dapat menjadi alternatif solusi untuk mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas serta meningkatkan kreativitas dan minat belajar melalui penggunaan fasilitas internet yaitu homepage, World Wide Web (WWW) atau Website yang diterapkan pada mahasiswa Program Pendidikan Tata Niaga Angkatan 2003 dan 2004. Oleh karena itu dalam penelitian ini penulis perlu mengetahui " MODEL PEMBELAJARAN E-LEARNING MELALUI HOMEPAGE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SEHINGGA DIHARAPKAN DAPAT MENINGKATKAN MINAT DAN KREATIVITAS SISWA" (Survel pada Mahasiswa Program Pendidikan Tata Niaga Angkatan 2003 dan 2004)